Thursday, 5 Syawwal 1441 / 28 May 2020

Thursday, 5 Syawwal 1441 / 28 May 2020

Kapan Kopi yang Disimpan Benar-Benar Basi?

Senin 06 Apr 2020 19:23 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

 Proses panjang kopi membuatnya memiliki sedikit waktu untuk bisa dinikmati (Foto: Ilustrasi Kopi)

Proses panjang kopi membuatnya memiliki sedikit waktu untuk bisa dinikmati (Foto: Ilustrasi Kopi)

Foto: Pexels
Proses panjang kopi membuatnya memiliki sedikit waktu untuk bisa dinikmati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengagumi minuman kopi juga berarti harus memahami cara menyimpannya. Hal itu ditujukan agar kopi masih bisa dinikmati dengan rasa yang nikmat meski sudah disimpan sebelumnya.

Baca Juga

Namun, kapan sebenarnya kopi yang disimpan masih nikmat diminum? Sementara, kapan kopi akan benar-benar basi?

Dilansir di laman Gear Patrol, Senin (6/4), Specialty Coffee Association, Giuliano, mengatakan, secara umum, minum kopi dalam waktu dua pekan setelah dipanggang adalah yang terbaik. Kualitas kopi setelah waktu tersebut bisa turun dengan cepat.

"Tentu saja, setelah tiga bulan, kopi sudah benar-benar basi. Namun, angka-angka ini berubah secara dramatis tergantung pada bahan kemasan dan suasana," ujar dia. 

Tak dipungkiri bahwa proses kopi mulai ditanam hingga disajikan ke atas meja merupakan proses yang sangat panjang. Setelah benih diperoleh, benih dikantongi dan dikirim ribuan mil ke pemanggang roti untuk memasaknya menggunakan formula khusus.

Kemudian kopi ditumbuk dan diseduh menjadi bubuk kopi. Kedua hal tersebut merupakan tugas yang membutuhkan peralatan dan proses yang rumit.

Giuliano mengatakan, da hal yang kemungkinan paling sering disalahpahami. Tidak ada cara yang sempurna dan tepat untuk menggambarkan berapa lama kopi akan bagus karena ada terlalu banyak variabel untuk dipertimbangkan.

"Tapi kita tahu penyebab utama kopi menjadi basi,” kata Giuliano.

Menurut Giuliano, kopi kehilangan kualitas dengan menghilangkan gas dan pertumbuhan senyawa yang tidak diinginkan. Hal ini yang banyak ditolak oleh para ilmuwan karena sering dianggap sebagai kualitas yang subyektif. 

Sebelum dipanggang, biji kopi membawa tingkat karbon dioksida yang sama dengan udara di sekitar. Akan tetapi begitu dipanggang, hingga dua persen dari berat setiap biji kopi adalah karbon dioksida. 

Gas mulai bocor dari biji kopi saat proses pemanggangan berakhir. Pelepasan gas ini menyebabkan hilangnya aromatik kopi yang juga disebut senyawa organik yang mudah menguap, serta oksidasi biji kopi. 

Secara umum, menurut dia, minum kopi dalam waktu dua pekan setelah dipanggang adalah yang terbaik. Kualitas kopi setelah itu bisa menurun sangat cepat.

"Tentu saja, setelah tiga bulan, kopi sudah benar-benar basi. Namun, angka-angka ini berubah secara dramatis tergantung pada bahan kemasan dan suasana," ujar dia. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA