Senin 06 Apr 2020 17:25 WIB

Covid-19 Membuat Mustahik Kembali Miskin

DD memiliki program empowerment untuk pengentasan ekonomi

Rep: Lida Puspanigtyas/ Red: A.Syalaby
Penyelaman program Dompet Dhuafa Bakti Nusa, oleh drg. Imam Rulyawan, Direktur Dompet Dhuafa Filantropi yang dilaksanakan di Bogor Valley, Jawa Barat.
Foto: Dok Dompet Dhuafa Pendidikan
Penyelaman program Dompet Dhuafa Bakti Nusa, oleh drg. Imam Rulyawan, Direktur Dompet Dhuafa Filantropi yang dilaksanakan di Bogor Valley, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa melakukan riset terhadap penerima manfaat zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) yang dibina dan mendapati banyak yang terimbas wabah Covid-19. Presiden Direktur DD, Imam Rulyawan menyampaikan, banyak yang akhirnya mengalami kemiskinan lagi.

"Omzet mereka jadi berkurang jauh dari biasanya," kata Imam kepada Republika, Senin (6/3).

DD memiliki program empowerment untuk pengentasan ekonomi. Penerima manfaat diberikan pendampingan untuk meningkatkan perekonomian mereka. Dari awalnya masuk kategori miskin menjadi tidak miskin menurut indikator Badan Pusat Statistik (BPS).

Karena bisnis penerima manfaat ini tergangggu, DD akhirnya mengambil tindakan dengan membeli hasil produksi mereka dengan menggunakan dana zakat. Ini dilakukan agar mereka tidak kehilangan pasar.

Produk yang dibeli mulai dari hasil pertanian, UMKM dan lainnya. Produk yang dibeli tersebut kemudian disalurkan kepada penerima manfaat dalam program layanan mustahik atau bantuan langsung.

Imam menyampaikan, penurunan kinerja bisnis masyarakat penerima manfaat juga ada yang bisa dialihkan ke bisnis lain. Seperti alumni program DD dalam hal menjahit yang akhirnya memutuskan untuk beralih ke bisnis masker.

Untuk penanganan wabah sendiri, DD telah menghimpun dana sekitar Rp 6 miliar. Sebagian besar sudah disalurkan untuk pengadaan disinfektan chamber di kelompok masyarakat dan Rumah Sakit, pembelian ribuan APD, dan membagikan masker.

Selain itu, DD membantu pemulangan jenazah korban Covid-19, dan mengadakan program sembako. Terbaru, DD menargetkan pembangunan RS Container untuk isolasi dan merawat pasien Covid-19."Targetnya Rp 2 miliar untuk 10 kontainer dan alat kesehatannya," katanya. Ia berharap bulan ini dananya sudah bisa terkumpul. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement