Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Burnley Terancam Merugi Rp 1 Trilun

Ahad 05 Apr 2020 03:45 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Pemain Burnley. Ilustrasi

Pemain Burnley. Ilustrasi

Foto: Reuters
Burnley mengumumkan tantangan jika Liga Premier Inggris musim 2019/20 tak rampung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Burnley mengungkapkan mereka terancam merugi sekira 50 juta poundsterling (sekira Rp1 triliun) jika Liga Premier Inggris musim 2019/20 tak rampung karena dibayangi ketidakpastian pandemi virus corona. Hal itu diumumkan Burnley lewat laman resminya pada Sabtu (5/4).

Pernyataan ini menanggapi hasil keputusan rapat Liga Premier yang disampaikan sehari sebelumnya terkait perpanjangan masa penangguhan tanpa tenggat waktu.

"Burnley berusaha bersikap transparan terhadap suporter, staf dan pemangku kepentingan, bahwa perpanjangan penangguhan ini menimbulkan tantangan signifikan untuk klub," demikian tulis pernyataan tersebut.

Jika musim dilanjutkan dan pertandingan digelar tanpa penonton, maka Burnley bakal kehilangan 5 juta poundsterling dari pos penjualan tiket empat laga kandang tersisa.

Burnley juga memperkirakan bakal kehilangan 45 juta poundsterling lagi dari hak siar serta beberapa pos pendapatan lainnya, jika musim tak dilanjutkan sama sekali.

Angka 50 juta poundsterling tersebut, menurut Burnley menjadi patokan minimum sebab beberapa klub Liga Premier lainnya bisa saja merugi hingga 100 juta poundsterling.

"Ini situasi yang tidak pernah terjadi bagi kami dan klub-klub Liga Premier, yang mungkin tak pernah kami perkirakan beberapa pekan lalu," kata Direktur Utama Burnley Mike Garlick.

Menurut Garlick persoalan krisis finansial akibat pandemi virus corona bukan saja masalah yang dihadapi Burnley, tetapi ekosistem sepak bola secara keseluruhan termasuk masyarakat yang selama ini kecipratan rezeki dari pertandingan-pertandingan Liga Premier.

"Sebagai klub, suporter, staf, dan warga kota kita semua menghadapi ini bersama-sama, saya yakin kita bisa melewatinya jika bersatu dan terus tolong menolong sesama dalam masa sulit ini," katanya.

"Kita harus melakukan sesuatu, sekecil apapun, bersama-sama sebagai sebuah klub."

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA