Ahad 05 Apr 2020 06:03 WIB

Pelni Semprot Disinfektan Seluruh Kapal Antisipasi Covid-19

POenyemprotan disinfektan pada seluruh kapal Pelni ini dilakukan secara berkala.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, secara berkala Pelni melakukan penyemprotam disinfektan pada kapal-kapal Pelni. Foto sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, tiba di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (ilustrasi)
Foto: Antara/Zabur Karuru
Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, secara berkala Pelni melakukan penyemprotam disinfektan pada kapal-kapal Pelni. Foto sejumlah penumpang Kapal Pelni Leuser asal Sampit, Kalimantan Tengah, tiba di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BATAM -- PT Pelayaran Indonesia (Pelni Persero) melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona penyebab Covid-19. Di antaranya dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh kapalnya. "Perusahaan melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kapalnya secara berkala," kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero), Yahya Kuncoro, Sabtu (4/4).

Pelni juga menjalankan pengukuran suhu tubuh bagi seluruh penumpang sebelum naik ke atas kapal, serta menerapkan physical distancing bagi penumpang. Pelni mengatur jarak antar penumpang sejauh satu meter di dalam kapal. Selain itu, perusahaan itu juga menyediakan hand sanitizer di setiap dek penumpang dan sabun cuci tangan di setiap toilet

Baca Juga

Pelni turut memberikan masker bagi penumpang yang sakit di tengah perjalanan, serta memberikan imbauan mengenai kesehatan melalui pengeras suara setiap tiga jam. Sementara itu, Pelni melakukan penyesuaian pola operasional beberapa kapalnya, menyusul kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menutup pelabuhan di wilayahnya untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Pelni terus berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan terkait alternatif rute sehingga kegiatan operasional tetap berjalan.

"Seluruh rute kapal yang dioperasikan oleh Pelni merupakan penugasan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Manajemen juga terus mengusahakan agar dapat memberikan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat di Indonesia," kata dia.

Pelni mengoperasikan 26 kapal penumpang dan menyinggahi 83 pelabuhan serta melayani 1.100 ruas. BUMN itu juga melayani 45 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah T3P.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement