Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

ACT DIY Gencarkan Penyediaan Wastafel Portabel

Ahad 05 Apr 2020 04:33 WIB

Red: Hiru Muhammad

 Pelepasan 17 truk tangki air bersih yang dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY dan menggandeng Universitas Islam Indonesia (UII) di Balai Kota Yogyakarta.

Pelepasan 17 truk tangki air bersih yang dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY dan menggandeng Universitas Islam Indonesia (UII) di Balai Kota Yogyakarta.

Foto: Dokumen.
Masyarakat diminta menjalankan hidup bersih dan sehat

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan penyediaan wastafel portabel di pasar tradisional di Yogyakarta sebagai sarana cuci tangan untuk mencegah penularan COVID-19.

Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto di Yogyakarta, Sabtu, berharap fasilitas wastafel bersama tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas, khususnya yang beraktivitas di pasar tradisional.

"Kita dari ACT telah menyiapkan skema perawatannya, setiap dua hari sekali akan dicek dan di isi ulang baik air, sabun cuci tangan mupun ketersediaan tisunya," kata Bagus.

Salah satu fasilitas cuci tangan yang disediakan ACT bersama Paradise Batik terdapatdi pintu keluar Pasar Kotagede Yogyakarta. Merebaknya virus corona di tanah air, tidak terkecuali di Yogyakarta, tidak membuat kondisi pasar Kotagede, Yogyakarta menjadi sepi.

Bagus juga mendorong masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih lewat program cuci tangan rutin, dan makan-makanan bergizi. Selain itu ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi memberikan dukungan kepada para tenaga medis, dan masyarakat prasejahtera yang terkena dampak COVID-19.

Sebelumnya sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo, Pasar Kranggan, dan Pasar Giwangan juga telah mendapatkan fasilitas wastafel itu. "Alhamdulillah, hari ini bisa merealisasikan tanggung jawab kita untuk mengadakan wastafel bersama, untuk area publik di pasar Kotagede. Ini adalah ikhtiar kita secara bersama-sama untuk menanggulangi COVID-19," kata General Manager Paradise Batik Muhammad Karim.

Lurah Pasar Kotagede Antoni mengapresiasi inisiatif ACT dan Paradise Batik yang telah memberikan fasilitas satu unit wastafel di pintu keluar pasar.

"Tentu fasilitas seperti ini sangat membantu, dari kemarin sudah ingin punya fasilitas cuci tangan seperti ini, pasar Beringharjo, Giwangan, dan Kranggan sudah dikasih dan akhirnya hari ini Pasar Kotagede dapat bagian juga," kata Antoni.

Sarana cuci tangan itu akan sangat membantu pedagang baik yang beraktivitas pada siang maupun malam hari di Pasar Kotagede. "Terutama yang malam para pedagang hanya mengandalkan hand sanitizer itu pun tidak semua membawa," kata Antoni.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA