Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Pemprov Jabar Terima Bantuan Fasilitas Penanggulangan Corona

Sabtu 04 Apr 2020 15:47 WIB

Red: Hiru Muhammad

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengamati drone drone disinfektan untuk melawan dan mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang dikembangkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengamati drone drone disinfektan untuk melawan dan mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang dikembangkan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3).

Foto: Humas Pemprov Jawa Barat
Menyelamatkan satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh kemanusiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menerima bantuan fasilitas penanggulangan COVID-19 dari perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di wilayah Jabar.

Bantuan tersebut berupa 380 spanduk edukasi COVID-19 dari Forum BUMN Wilayah Jabar dan satu unit ventilator dari Jasa Marga yang akan diserahkan ke rumah sakit utama yang menangani pasien COVID-19 di Jabar. Bantuan tersebut diserahkan kepada Gubernur Jabar di Gedung Negara Pakuan Bandung.

“Menyelamatkan satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh kemanusiaan. Jadi saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu yang meluangkan waktu berkoordinasi untuk membela Indonesia melalui Jawa Barat,” kata Ridwan Kamil di Bandung, Sabtu (4/4).

Emil berharap, BUMN melalui Gugus Tugas Daerah Wilayah Jawa Barat bisa membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dalam memenuhi kebutuhan penyediaan alat rapid test dan Alat Pelindung Diri (APD). Pemprov menargetkan minimal 100 ribu warga Jabar bisa melakukan rapid test untuk menemukan peta penyebaran COVID-19.

“Jika dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 BUMN ini bisa menghadirkan rapid test atau PCR, kami masih sangat membutuhkan,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi jika ada BUMN yang bisa menyumbangkan masker untuk dokter dan orang sakit atau APD. "Saya sudah imbau orang sehat tidak perlu pakai masker bedah, tapi cukup dengan masker kain karena masih bisa menahan 70 persen droplet,” ujar Kang Emil.

“Saya juga mengapresiasi kepada siapapun yang bisa menyumbangkan ventilator. Saya tahu ini harganya mahal, seharga sebuah mobil,” katanya. Pihaknya juga berharap ada bantuan kampanye tidak mudik yang dilakukan BUMN. Dia menyebutkan hingga saat ini jumlah warga yang masuk ke Jabar untuk mudik sudah mencapai 70 ribu orang. “Semakin banyak yang mudik penyebaran (COVID-19) semakin tinggi. Itu keyakinan saya," ujar Emil.

Direktur Bisnis sekaligus Plt Direktur Human Capital PT Jasa Marga (Persero), Tbk Mohammad Sofyan menuturkan, Satuan Tugas COVID-19 BUMN sebagai pusat informasi dan koordinasi akan menyinergikan seluruh kegiatan BUMN di Jabar dalam rangka mendukung tugas-tugas Pemprov Jabar dalam penanganan virus SARS-CoV-2 itu. “Dan juga dimaksudkan sebagai base camp relawan. Jadi, diharapkan pelaksanaan tugas ini membantu para relawan dari seluruh BUMN,” tutur Sofyan.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA