Thursday, 5 Syawwal 1441 / 28 May 2020

Thursday, 5 Syawwal 1441 / 28 May 2020

Bank BUMN Mudahkan Nasabah Ambil Dana Pensiun lewat ATM

Sabtu 04 Apr 2020 06:11 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolandha

Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk mengimbau para pensiunan dapat memanfaatkan dana pensiun di tengah penyebaran virus corona. Perseroan memudahkan para pensiunan dengan pencairan dana pensiun di outlet atau kantor layanan BTN.

Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk mengimbau para pensiunan dapat memanfaatkan dana pensiun di tengah penyebaran virus corona. Perseroan memudahkan para pensiunan dengan pencairan dana pensiun di outlet atau kantor layanan BTN.

Foto: ist
Peserta pensiunan tidak wajib melakukan otentikasi sehingga bisa ambil dana di ATM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengimbau para pensiunan dapat memanfaatkan dana pensiun di tengah penyebaran virus corona. Perseroan memudahkan para pensiunan dengan pencairan dana pensiun di outlet atau kantor layanan BTN.

Baca Juga

Sekretaris Perusahaan BTN Ari Kurniaman mengatakan perseroan telah berkoordinasi dengan PT Taspen (Persero) untuk memudahkan pembayaran pensiunan Taspen pada April 2020. Nantinya keseluruhan dana pensiun langsung masuk ke rekening penerima pensiun tanpa ada blokir.

"Para peserta pensiunan juga tidak wajib melakukan otentikasi, sehingga bagi mereka yang memiliki kartu ATM bisa langsung menarik dananya di ATM BTN atau ATM berlogo LINK di mana saja di seluruh Indonesia,” ujarnya kepada Republika.co.id di Jakarta, Jumat (3/4).

Ari menyebut biasanya penarikan dana pensiun banyak dilakukan di outlet bank secara langsung karena mewajibkan otentifikasi data nasabah. Namun pada April BTN dan Taspen turut mematuhi himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing atau jaga jarak dan mengurangi terjadinya kerumunan di satu lokasi.

“Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan layanan perbankan digital dan melakukan pengiriman dana langsung oleh bank tanpa perlu proses otentifikasi,” ucapnya.

Menurutnya langkah ini justru sangat memudahkan nasabah dan prosesnya lebih cepat karena para nasabah penerima dana pensiun tidak perlu keluar rumah, naik transportasi umum menuju ke outlet. Merrka cukup di rumah saja atau datang ke ATM BTN atau ATM berlogo LINK terdekat, dana pensiun sudah langsung masuk ke rekening dan bisa diambil dengan mudah. Sedangkan bagi nasabah yang belum memiliki kartu debit atau ATM BTN, dapat melakukan penarikan dana pensiun langsung di outlet bank BTN. 

“Petugas BTN juga siap melayani dengan protokol pelayanan yang sudah disiapkan. Nasabah peserta pensiunan juga dapat langsung mengecek dana tersebut lewat mobile banking atau internet banking Bank BTN,” ucapnya.

Saat ini, ATM BTN berjumlah lebih dari 2.090 unit ditambah jaringan ATM Link yang mencapai 53 ribu unit, sehingga memudahkan akses penarikan dana oleh nasabah.

Tak hanya BTN, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk juga telah bekerja sama dengan PT Taspen (Persero) terkait pembayaran uang pensiun. Adapun pengambilan dana pensiun pada April 2020 tidak perlu datang ke bank.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menambahkan para pensiunan yang memiliki kartu ATM dapat dengan mudah melakukan tarik tunai di ATM BNI dan Agen46 terdekat tanpa perlu melakukan autentifikasi atau datang ke kantor cabang BNI.

Adapun kebijakan ini ditempuh oleh Taspen dan BNI sebagai respons atas perlunya kewaspadaan terhadap penyebaran wabah Virus Corona Deseas (COVID-19) dan guna mengikuti arahan pemerintah untuk melakukan physical distancing.

"Kemudahan ini kami maksudkan untuk meningkatkan perlindungan terhadap para pensiunan yang rata-rata merupakan kelompok masyarakat yang paling rentan terjangkit COVID-19," ujarnya.

Menurutnya jumlah pensiunan Taspen yang akan menerina manfaat dana pensiunnya pada April 2020 dan dilayani BNI mencapai sekitar 34.701 nasabah. Pembayaran dana pensiun tersebut dapat dilakukan di seluruh cabang BNI.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA