Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Minta AS Tegas Atasi Corona, Komandan Kapal Induk Dicopot

Sabtu 04 Apr 2020 03:03 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

Kapal induk Amerika Serikat, ilustrasi

Kapal induk Amerika Serikat, ilustrasi

Foto: REUTERS/Mike Blake
Pentagon disebut menahan detail data tentang penularan virus corona di militer.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Angkatan Laut Amerika Serikat mencopot komandan kapal induk Theodore Roosevelt, Kapten Brett Crozier. Pencopotan itu dilakukan setelah Crozier menulis surat yang mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas dalam mengatasi wabah virus corona yang merebak di kapalnya.

Baca Juga

Isi surat yang pedas tersebut bocor ke media dua hari yang lalu. Pelaksana tugas Sekretaris Angkatan Laut AS Thomas Modly mengatakan Crozier mengambil keputusan yang buruk.

Bocornya surat Crozier dan pencopotannya itu menjadi contoh bagaimana virus corona mengguncang institusi-institusi AS. Termasuk institusi yang menghadapi berbagai bahaya dan misi rumit seperti militer.

Langkah itu membuat anggota Angkatan Laut AS lainnya enggan berbicara mengenai isu yang sedang mereka hadapi. Sementara, Pentagon menahan detail data tentang penularan virus corona di kalangan militer karena khawatir hal itu menciptakan persepsi kesiapan militer AS dalam menghadapi krisis atau konflik menurun.

"Saya tidak memiliki informasi atau mencoba mengisyaratkan dia membocorkan informasi," kata Modly dalam konferensi pers, Jumat (3/4).

Pekan lalu kantor berita Reuters melaporkan Pentagon mulai menahan beberapa data tentang penularan di pejabat tinggi. Modly mengatakan surat Crozier dikirimkan melalui rantai komando tapi ia tidak melindunginya agar tidak keluar dari rantai komando.

"Ia cukup luas mengirimkannya, dia tidak menjaganya untuk memastikan tidak bocor dan itu salah satu tanggung jawabnya, hal ini membunyikan alarm yang tidak dibutuhkan," kata Modly.

Senator dari Partai Demokrat Mark Warner mengkritik langkah Angkatan Laut. Ia mengatakan Angkatan Laut harus membiarkan semua pihak untuk berbicara atas nama para pelaut. Menurut Warner, tindakan Crozier yang 'mencoba melakukan hal yang terbaik untuk krunya' sangat patriotik.

"Saya tidak mengerti mengapa Anda menghukum orang seperti itu, terutama saat begitu banyak nyawa yang dipertaruhkan," kata Warner.  

Presiden Donald Trump mengatakan tidak setuju Crozier dicopot hanya karena mencoba menyelamatkan banyak nyawa.

"Saya tidak setuju sama sekali, tidak sama sekali, tidak sedikit pun," kata Trump di Gedung Putih.

Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengatakan pencopotan komandan kapal induk yang ingin adanya langkah tegas dalam mengendalikan penularan virus corona di kapalnya menunjukkan 'buruknya penilaian' pemerintah Trump.

"Pelaksana tugas Sekretaris Angkatan Laut yang ditunjuk Donald Trump menembak pembawa pesan, komandan yang memegang teguh misi keamanan nasional dan tugasnya untuk melindungi para pelaut dan tepat dalam memfokuskan perhatian terhadap bagaimana kesiapan militer selama pandemi ini," kata Biden dalam pernyataanya.  

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA