Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

In Picture: Ditjen Pemasyarakatan Bebaskan 18.062 Napi di Indonesia

Kamis 02 Apr 2020 17:43 WIB

Red: Yogi Ardhi

Foto: Antara/Septianda Perdana
Ditjen Pemasyarakan akan melepaskan 30.000 napi dari lapas dan rutan di Tanah Air.

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) telah membebaskan sebanyak 18.062 narapidana dan anak telah dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi hingga Kamis (2/4) petang.

Upaya ini terkait pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara, dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA).

Dari 18.062 narapidana dan anak yang telah dibebaskan hingga hari ini, sebanyak 11.700 orang di antaranya keluar penjara melalui program asimilasi. Sementara 6.362 orang lainnya melalu program hak integrasi, baik berupa pembebasan bersyarat, cuti bersyarat, maupun cuti menjelang bebas.

Kementerian Hukum dan HAM menargetkan jumlah narapidana dan anak yang dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi sekitar 30.000 orang. Proses pembebasan  orang narapidana dan anak di lapas, rutan dan LPKA di seluruh Indonesia akan berlangsung setidaknya hingga satu minggu ke depan.

Sumber : Antara

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA