Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Tekad Abu Bakar Perangi Kaum Murtad dan Ingkar Berzakat

Kamis 02 Apr 2020 11:24 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Tekad Abu Bakar Perangi Kaum Murtad dan Ingkar Berzakat

Tekad Abu Bakar Perangi Kaum Murtad dan Ingkar Berzakat

Foto: NET
Kebulatan Tekad Abu Bakar karena Allah SWT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sahabat Rasulullah, Abu Bakar ash-Shiddiq bertekad menyerang golongan murtad atau mereka yang enggan berzakat. Akan tetapi para sahabat lainnya mengajak Abu Bakar berdialog mengenai masalah ini.

Dikutip dari buku Inilah Faktanya karangan Utsman bin Muhammad al-Khamis, para sahabat meminta Abu Bakar tidak melakukan penyerangan sebab khawatir akan keamanan Madinah dan penduduknya. Akan tetapi Abu Bakar menolak saran mereka.

Ia disarankan mengambil hati mereka sampai keimanan di dalamnya menjadi kukuh, maka setelah itu mereka akan menunaikan zakat dengan sendirinya. Namun, Abu Bakar enggan menerima saran tersebut.

Dari Abu Hurairah Radhiallahu'anhu, ia menuturkan Umar bin al-Khaththab Radhiallahu'anhu bertanya kepada Abu Bakar ash-Shiddiq Radhiallahu'anhu: "Bagaimana bisa engkau memerangi orang-orang itu, padahal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: 'Aku diperintahkan memerangi orang-orang sampai mereka mengucapkan syahadat La Ilaha illallah Muhammad Rasulullah. Apabila orang-orang itu telah mengucapkannya, maka darah dan harta mereka terjaga dariku, kecuali jika mereka tidak menjaga hak Islam".

Abu Bakar Radhiallahu'anhu menjawab: "Demi Allah, seandainya mereka enggan memberikan 'anaq-dalam riwayat lain: 'iqal- yang dahulu mereka berikan kepada Rasulullah, Shallallahu 'Alaihi Wasallam, niscaya aku akan memerangi mereka karena keengganan itu. Sesungguhnya zakat adalah hak harta. Demi Allah, aku akan memerangi mereka yang memisahkan antara shalat dan zakat."

Pada kesempatan lain, Umar Radhiallahu'anhu menyatakan: "Kekukuhan Abu Bakar itu membuatku yakin ia berpendapat demikian karena Allah Azza Wa Jalla telah meneguhkan hatinya untuk melakukan penyerangan. Kemudian akau pun sadar itulah yang benar." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam Alquran Surah At-Taubah ayat lima disebutkan, "Apabila telah habis bulan-bulan haram, maka perangilah orang-orang musyrik di mana saja kamu temui, tangkaplah dan kepunglah mereka, dan awasilah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan melaksanakan shalat serta menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka. Sungguh Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang".

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA