Selangor Tiadakan Pasar Ramadhan Tahun Ini

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

 Kamis 02 Apr 2020 10:26 WIB

Selangor Tiadakan Pasar Ramadhan Tahun Ini. Bazar Ramadhan di Malaysia. Foto ilustrasi. Foto: Malay Mail/Farhan Najib Selangor Tiadakan Pasar Ramadhan Tahun Ini. Bazar Ramadhan di Malaysia. Foto ilustrasi.

Selangor bantu pedagang kecil terdampak virus corona.

REPUBLIKA.CO.ID, SHAH ALAM -- Pasar Ramadhan di seluruh wilayah Selangor, Malaysia akan dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan itu diambil guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19).

Menteri Besar Datuk Seri Amirudin Shari, Kamis (2/4), mengatakan keputusan itu dibuat selama pertemuan dewan exco negara hari ini. Dilansir di Malay Mail, Kamis (2/4), adapun teknis serta ketetapan pembatalan penyelenggaraan pasar Ramadhan akan diberitahukan lebih lanjut dengan meninjau kondisi yang akan datang.

"Itu (pasar Ramadhan) akan dibatalkan sampai pemberitahuan lebih lanjut, atau sampai Departemen Kesehatan memberikan lampu hijau untuk diadakan, kita lihat nanti. Kita memilih tunduk pada kebijakan ketat termasuk jarak sosial dan sejenisnya," kata Amirudin saat konferensi pers di kediaman resminya, Seksyen 7.

Menteri besar itu mengumumkan paket stimulus ekonomi dua fase Covid-19 Selangor senilai hingga 400 juta ringgit Malaysia, yang termasuk 9,5 juta ringgit Malaysia dalam bantuan yang disisihkan oleh Lembaga Zakat Selangor Dewan Zakat Selangor untuk 20 ribu B40 keluarga. Bantuan terutama ditujukan untuk pedagang kecil atau pedagang asongan yang penghidupannya terganggu oleh pandemi.

“Setiap keluarga akan menerima antara 200 ringgit Malaysia hingga maksimum 500 ringgit Malaysia per individu. Pembayaran dimulai pada hari Jumat 27 Maret kemarin dan diharapkan akan selesai pada hari Jumat yang akan datang 3 April besok," ungkapnya.

Manfaat lain dari paket stimulus ini termasuk pembayaran sekali jalan sebesar 200 ringgit Malaysia untuk 2.500 penduduk Selangor yang sedang belajar di universitas negeri di Sabah dan Sarawak, dengan biaya 196.800 ringgit Malaysia.

"Untuk meringankan beban mahasiswa pendidikan tinggi di Selangor, pemerintah negara bagian juga akan menunda pembayaran pinjaman otomatis para peminjam, mulai 1 April hingga 30 September, serta menyisihkan 6,07 ringgit Malaysia juta untuk memberikan bantuan makanan gratis kepada mereka melalui universitas," ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah Selangor juga akan menunda biaya sewa hingga 2.700 peserta dalam skema Smart Sewa akan ditunda sewa bulanannya dari April hingga Juni. Semua wajib pajak akan diberikan perpanjangan satu bulan untuk membayar pajak tanah dan parsel mereka, mulai 31 Mei hingga 30 Juni. 

Sebanyak 500 ribu ringgit Malaysia telah dialokasikan untuk bantuan agropreneur, memberi manfaat bagi 5.000 petani dan nelayan dan memastikan pasokan makanan yang konstan bagi mereka. Sebanyak 2.000 petani, peternak,  dan nelayan akan dibantu dalam hal benih tanaman, ternak, peralatan dan bahan baku, dengan biaya 1 juta ringgit Malaysia.

Adapun Selangor sejatinya mengikuti langkah-langkah Melaka, Negri Sembilan, dan Terengganu yang kesemuanya yang telah membatalkan pasar Ramadhan tahun ini sebagai bagian dari upaya mereka untuk membendung jumlah kasus positif Covid-19 semakin meningkat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X