Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Amien Rais: Corona Jeweran Allah Karena Kesombongan Manusia

Rabu 01 Apr 2020 20:57 WIB

Rep: my31/ Red: Fernan Rahadi

Amien Rais

Amien Rais

Foto: Republika/Edi Yusuf
Corona merupakan teguran Allah untuk mereka yang tidak lagi mengindahkan nilai agama.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Amien Rais menyebut virus corona ibarat tentara Allah yang menjewer manusia. Hal itu disampaikan dalam vlognya bersama sang cucu yang diunggah dalam channel Youtube cucunya, Sofie & Sasha Rahmadi Channel dengan judul Hikmah dari Wabah Corona: Bisa Ngaji 10 Juz Per Hari yang diunggah Selasa (30/3).

“Saya percaya bahwa sejak dulu Allah menjewer hamba-Nya dengan kejadian alam. Jadi dihentak, dibuat syok bahwa manusia tidak bisa apa-apa. Ini adalah peringatan dari Allah supaya kita tidak sombong, dan tidak hanya memikirkan duniawi," kata Amien menjawab pertanyaan cucunya, Sofie.

Amien melanjutkan, ayat yang terkenal dalam surah Ar-Rum ayat 41, Dhzaharal fasaadu fil barri wal baḥri bimaa kasabat aidin naasi liyudziiqahum ba'ḍalladzii 'amilụ la'allahum yarji'ụn, yang artinya telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. "Supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar),” kata Amien.

Amien Rais menyebut bahwa pandemik corona merupakan teguran dari Allah untuk manusia-manusia yang sudah tidak lagi mengindahkan nilai-nilai agama.

“Corona ini kalau saya dibilang kuno, nggak ilmiah ya nggak apa-apa, tapi contohnya dalam Surah Al A’raf ayat 130 ketika itu Firaun sombong sekali mengejek Musa. Menurut saya corona ini tentara Allah yang tidak kelihatan. Tidak bisa ditembak dengan meriam atau bazoka, tidak bisa diapa-apakan. Tapi sekarang sudah lebih banyak yang meninggal, di Italia, Cina, Amerika juga,” kata Amien menguraikan musibah-musibah yang terjadi di Mesir karena kesombongan Firaun.

Amien juga menyampaikan sekarang ini ada pernikahan sesama jenis atau LGBT. Hal itu dianggapnya sebagai salah satu contoh kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia-manusia modern yang kemudian ditegur oleh Allah dengan adanya wabah corona ini.

Ia pun memberikan pesan kepada cucunya untuk tetap patuh kepada orang tua, jangan pernah meninggalkan sholat lima waktu, belajar buku-buku pelajaran, membaca Alquran, serta tidak malas berolahraga.

“Tips agar tetap fit meski di rumah terus adalah kita dapat melakukan kegiatan seperti yang biasanya dilakukan di sekolah, ikuti pembelajaran online dengan baik, makan tepat waktu, berolahraga, baca buku, baca Alquran,” tutur Amien.

Amien menceritakan aktivitasnya selama penjarakan sosial (social distancing) adalah membaca buku di perpustakaan dan membaca Alquran. Bahkan, salah satu hikmah yang ia rasakan dari pandemik corona ini adalah ia bisa menyelesaikan 10 juz dalam satu hari.

“Sebenarnya tidak setiap hari, Mbah Amien selesai 10 juz. Tapi paling nggak tiga juz, itu pasti. Kalau ada jadwal kegiatan atau ada tamu ya lima juz. Tapi, kalau nggak ada kegiatan ya 10 juz, Insya Allah,” kata Amien.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA