Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Opensignal Buka Data Penggunaan Wifi di Beberapa Negara

Rabu 01 Apr 2020 20:31 WIB

Red: Qommarria Rostanti

Logo Wifi atau internet nirkabel.

Logo Wifi atau internet nirkabel.

Foto: Flickr
Penggunaan wifi di beberapa negara meningkat sejak 16 Maret 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan analitik mobile, Opensignal, berbagi data temuan waktu penggunaan wifi secara global. Hasilnya, penggunaan wifi meningkat selama pandemi virus corona. Hal ini seiring dengan arahan untuk tetap berada di rumah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus tersebut.

"Di beberapa negara, persentase waktu yang dihabiskan masyarakatnya untuk terhubung ke jaringan wifi dapat meningkat, bahkan sebelum pemerintah memberlakukan tindakan karantina secara resmi," demikian hasil temuan Opensignal yang dibagikan, pada Selasa (31/3).

Riset Opensignal menunjukkan waktu yang dihabiskan untuk terhubung ke jaringan wifi meningkat di Hong Kong beberapa pekan. Hal tersebut terjadi bahkan sebelum adanya perubahan signifikan di sebagian besar wilayah Asia lainnya.

Opensignal menemukan adanya lonjakan terhadap waktu penggunaan wifi dari pekan ke pekan di Filipina sejak pekan ketiga Maret, yang dimulai pada 16 Maret, sebanyak 20 hingga 25 persen. kala itu, pulau utama negara tersebut sedang dalam masa karantina.

Negara lain juga mengalami peningkatan yang signifikan pada pekan ketiga Maret, termasuk Malaysia (10 hingga 15 persen), juga Australia dan Thailand masing-masing tiga sampai enam persen.

Sementara itu, waktu penggunaan wifi menurun di Korea Selatan (Korsel). Hal ini diduga lantaran berkurangnya kekhawatiran masyarakat setempat untuk sementara ini.

Sementara itu, banyak negara di Eropa juga menunjukkan adanya peningkatan besar terhadap persentase waktu yang dihabiskan pengguna ponsel pintar untuk terhubung ke jaringan wifi pada pekan ketiga Maret.

Sampai saat ini, lonjakan dari pekan ke pekan tertinggi dicatat oleh pengguna di Spanyol (20 hingga 25 persen) bersamaan dengan //lockdown// yang diberlakukan di negara tersebut. Saat itu, Spanyol dinyatakan sebagai negara kedua terparah di Eropa yang dilanda wabah Covid-19.
                               
Italia bahkan mengalami perubahan ini lebih awal (tiga hingga enam persen) dengan peningkatan yang sudah dimulai pada pekan terakhir Februari. Riset Opensignal di Amerika Utara juga menemukan adanya peningkatan signifikan dalam persentase waktu yang dihabiskan pengguna ponsel pintar untuk terhubung ke jaringan wifi pada pekan ketiga Maret, dimulai pada 16 Maret, dengan perubahan terbesar yang terjadi di Kanada (enam hingga 10 persen).

Pada 15 Maret, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), menyarankan untuk tidak melakukan pertemuan yang terdiri dari 50 orang atau lebih selama delapan pekan ke depan. Pekan ketiga Maret juga dimulai dengan adanya penutupan sejumlah kafe, teater, dan bioskop di New York.

Peningkatan penggunaan wifi juga terjadi Amerika Selatan. Pengguna di Argentina, Brasil, dan Peru menghabiskan waktu penggunaan wifi lebih banyak pada pekan ketiga Maret, dimulai pada 16 Maret, di mana Peru mengalami peningkatan dari pekan ke pekan terbesar, yakni 15-20 persen.
                               

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA