Rabu 01 Apr 2020 19:55 WIB

Beddu Amang Pinjamkan Balai Mutiara untuk Posko Covid 19

Posko induk akan digunakan selama status darurat Covid-19 di Makassar.

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan ke trotoar di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (22/3/2020).
Foto: ANTARA/arnas padda
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan ke trotoar di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (22/3/2020).

REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR -- Mantan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Beddu Amang mengizinkan Gedung Balai Mutiara miliknya dijadikan Posko Induk dan Media Center penanggulangan wabah Covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah, hari ini kita mendapat amunisi tambahan. Salah satu tokoh masyarakat, bapak Beddu Amang meminjamkan gedung miliknya, yakni Balai Mutiara untuk kita jadikan sebagai posko induk," ujar Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaebdi Makassar, Rabu (1/4).

Gedung yang berlokasi di Jalan Nikel biasanya digunakan untuk pesta perkawinan, kini dijadikan lokasi pusat informasi dan menentukan keputusan dalam penanganan darurat Covid-19 di Makassar. "Di tempat ini, seluruh perencanaan, strategi, koordinasi, termasuk keputusan-keputusan penanganan kebencanaan darurat kita lakukan," papar Iqbal.

Menurut mantan kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel ini, posko induk akan digunakan selama status darurat Covid-19 di Makassar. “Seluruh aktivitas terkait penanganan virus corona kita pusatkan di sini, termasuk juga sebagai media center untuk jurnalis mendapatkan informasi terkini," ujarnya.

Sementara Sekertaris Daerah Kota Makassar yang merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Makassar, M Ansar mengatakan bahwa posko induk yang selama ini berada di Dinas Kesehatan tetap difungsikan sebagai posko kesehatan untuk mengolah data untuk diperbarui di Posko Induk.

Pengelola sekaligus perwakilan Balai Mutiara, Habibie pada kesempatan itu, menuturkan Beddu Amang mengizinkan penggunaan gedung sebagai posko induk penanganan wabah corona. “Bapak (Beddu Amang) melihat Makassar sudah menjadi tempat penyebaran virus yang cukup massif. Makanya beliau berinisiatif untuk membantu pemerintah agar proses penanganan bisa lebih cepat," katanya.

"Beliau juga berpesan, semoga gedung ini bisa menambah semangat seluruh tim untuk bekerja, lebih terkonsentrasi dalam melakukan koordinasi," tambah Habibie.

Pengoperasian Posko Induk Covid-19 Kota Makassar juga dibarengi dengan pembukaan hotline pengaduan kebutuhan dasar yang digawangi Dinas Sosial Kota Makassar. "Kami membuka dua nomor hotline. Warga bisa mengadu persoalan kebutuhan dasarnya di nomor 082157455351, dan 082157455350," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir.

Masyarakat juga kembali diingatkan menghubungi tiga nomor hotline Dinas Kesehatan Kota Makassar sebagai pusat informasi Covid-19 selain 112 yakni 085255875751, 081342720062, dan 0811468894.

 

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement