Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

Monday, 9 Syawwal 1441 / 01 June 2020

LPS Usul Nilai Penjaminan Simpanan Perbankan Dinaikkan

Kamis 02 Apr 2020 01:00 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Sebuah stiker keikutsertaan menjadi anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tertempel di pintu masuk salah satu bank di Jakarta. ilustrasi

Sebuah stiker keikutsertaan menjadi anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tertempel di pintu masuk salah satu bank di Jakarta. ilustrasi

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Saat ini nilai simpanan di perbankan yang dijamin oleh LPS maksimal Rp 2 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengusulkan kepada pemerintah untuk menaikkan nilai penjaminan simpanan di perbankan. Hal tersebut untuk mengantisipasi terjadinya krisis lebih dalam akibat dampak Covid-19. 

Saat ini nilai simpanan di perbankan yang dijamin oleh LPS maksimal sebesar Rp2 miliar. Menurut LPS, langkah serupa sudah pernah dilakukan sebelumnya.  Dulu nilai yang dijamin hanya Rp 100 juta. Pada 2008 LPS menaikkannya menjadi Rp2 miliar per rekening per bank.

"Apabila dibutuhkan kita masih bisa menaikkan nilai ini," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, Rabu (1/4).

Selain menaikkan nilai jaminan, LPS juga mengusulkan perluasan jenis simpanan masyarakat yang dijamin oleh LPS. Misalnya yaitu menjamin dana milik individual yang dikelola secara bersama oleh satu lembaga seperti dana pensiun, dana haji, dana BPJS Ketenagakerjaan dan lain-lain.

"Untuk perluasan jenis jaminan ini, menurut Halim, prosesnya cukup melalui PP (Peraturan Pemerintah) saja," tambah Halim.

Apabila kondisi perekonomian semakin memburuk, LPS juga mengusulkan untuk pemerintah melakukan langkah yang lebih drastis. Misalnya yaitu menjamin beberapa jenis kewajiban bank yang diluar simpanan.

Menurut Halim, langkah-langkah ini bisa disiapkan untuk mencegah krisis lebih dalam. Sehingga, pemerintah bisa menjamin kegiatan korporasi tetap berjalan lancar.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA