Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Wednesday, 4 Syawwal 1441 / 27 May 2020

Menanti Langkah Real Madrid Atasi Krisis Covid-19

Rabu 01 Apr 2020 11:40 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Logo Real Madrid.

Logo Real Madrid.

Foto: 7-themes.com
Barcelona telah memutuskan untuk memotong gaji pemain sebesar 70 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Krisis yang disebabkan wabah virus corona telah berdampak pada klub, baik yang besar maupun kecil. Barcelona telah memutuskan untuk memotong gaji pemain sebesar 70 persen untuk mengurangi dampak finansial klub selama kompetisi terhenti. Namun, rival abadi Barca, Real Madrid, sampai saat ini belum mengambil langkah apapun.

Dikutip dari Marca, Rabu (1/4), situasi Los Blancos memang jauh lebih baik dibandingkan dengan klub lain di seluruh dunia. Madrid memang punya cara yang berbeda menghadapi pandemi corona ini dengan kondisi keuangan yang sehat.

Bagaimanapun bagusnya kesehatan finansial Madrid tidak mengabaikan fakta bahwa klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu tak mendapatkan pemasukan dari hak siar, tur museum, dan penjualan merchandise, paling tidak selama dua bulan. Beberapa presiden klub Spanyol mengungkapkan, telah mendorong pemain untuk mengambil tindakan seperti yang dilakukan skuat Barcelona sampai kompetisi dimulai lagi.

Sementara Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meski merekomendasikan pemotongan gaji, tapi mengingatkan klub kalau tak punya kekuatan hukum untuk memaksakan keputusan tersebut. Real Madrid sedang menganalisis segala kemungkinan, dengan pendapatan dari tiket pertandingan juga hilang, pemasukan dari sponsor juga turun, dan kemudian ada masalah hak siar.

Dari hak siar, La Liga Spanyol memang telah membayar ke klub. Namun 29 persen dari pertandingan masih harus dimainkan. Sehingga, jika kompetisi tak kunjung dimulai, maka uang sisanya tidak akan ditransfer. Di atas itu semua, masih belum jelas apa yang akan terjadi pada Liga Champions, yang memberikan dampak signifikan pada bursa transfer.

Direktur di Real Madrid masih bicara ke para pemain. Manajemen Madrid sedang mempelajari semua kemungkinan untuk meminimalisasi dampak.

Kabarnya, Madrid tak akan memotong gaji pemain di atas 10 persen. Namun informasi itu masih belum detail dan keputusan akan dibuat bersama. Apalagi, Madrid punya tim sepak bola dan basket, dengan total ada 400 pegawai yang harus dibayar gajinya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA