Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Wednesday, 17 Zulqaidah 1441 / 08 July 2020

Rapid Test, 7 Siswa Sekolah Inspektur Polisi Positif Corona

Rabu 01 Apr 2020 00:10 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi virus corona dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Ilustrasi virus corona dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat.

Foto: CDC via AP, File
Untuk lebih memastikan hasil tes, ketujuh siswa itu akan menjalani uji swab.

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan ada tujuh siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Polri (Setukpa Lemdikpol), Sukabumi, Jawa Barat yang menjalani perawatan di RS Polri Said Sukanto, Jakarta.

Ketujuh siswa tersebut sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 usai menjalani rapid test.

"Kami temukan ada tujuh siswa yang positif Covid-19 dan sekarang sudah diisolasi, dirawat di RS Polri," kata Brigjen Argo di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa.

Argo membantah isu yang menyebutkan bahwa ada ratusan siswa Setukpa yang terinfeksi Covid-19. "Tidak benar ada ratusan siswa yang terjangkit Corona. Hanya tujuh (siswa) yang terjangkit," ucapnya menegaskan.

Sebelumnya, informasi yang diperoleh sejumlah wartawan di Sukabumi menyebutkan dari hasil rapid test yang dilakukan kepada 49 siswa SIP, ada sembilan orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya positif COVID-19 dan 21 siswa lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Kepala Setukpa Lemdikpol Sukabumi, Brigjen Pol Agus Suryatno mengatakan terhadap tujuh siswa yang positif Covid-19. Namun untuk lebih memastikan mereka benar-benar terinfeksi virus ini perlu dilakukan tes swab di laboratorium.

"Kami melakukan rapid test kepada para siswa yang dicurigai untuk mengetahui awal apakah yang bersangkutan positif atau tidak, tapi untuk lebih meyakini dan memastikannya harus dilakukan tes swab dan itu wewenang di sana (Jakarta)," tutur Agus

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA