Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Emil Lapor ke Pusat, Jabar Butuh 30 Ribu APD

Selasa 31 Mar 2020 21:11 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Teguh Firmansyah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Video Conference, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/3).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Video Conference, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/3).

Foto: Humas Pemprov Jawa Barat
Jabar masih kekurangan APD untuk tenaga medis.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para menteri serta Gubernur DKI Jakarta, Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa petang (31/3).

Dalam rakor terkait penanggulangan Covid-19 itu, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa Jabar memerlukan sekitar 30 ribu Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis. Ia berharap, pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dapat memenuhi kebutuhan APD di Jabar.

"Kami hanya punya sisa 800 APD itu dari sisa pengiriman minggu lalu oleh BNPB dan lainnya yang totalnya 15 ribu. Mohon bantuan APD 30 ribu untuk seminggu kedepan," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

"Per hari ini para bupati dan wali kota nagih APD ke saya, kalau ada pasti saya kirim, karena itu saya mohon secepatnya bisa di-drop (APD)," tambah Emil.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy merespons permintaan Gubernur Jabar. Muhadjir memastikan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) akan segera mengirim APD kepada semua daerah yang membutuhkan.

Baca Juga

Menurut dia, BNPB saat ini memiliki cadangan 300 ribu APD yang bakal dikirimkan ke daerah-daerah.

"Dari Gugus Tugas COVID-19 untuk APD dalam tiga hari ini kita punya cadangan 300 ribu APD dan akan segera kita berikan ke daerah," katanya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA