Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

UMP Beri Subsidi Kuota Internet pada Mahasiswa

Selasa 31 Mar 2020 16:39 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Yusuf Assidiq

Para mahasiswa harus mengikuti kegiatan kuliah yang dilaksanakan secara online.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Jawa Tengah, memberikan subsidi kuota ke mahasiswa yang melaksanakan kuliah dan Ujian Tengah Semester (UTS) online. Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengungkapkan, para mahasiswa akan mendapat subsidi sebesar Rp 200 ribu untuk membeli kuota internet.

Namun,  subsidi itu tidak diberikan dalam bentuk uang tunai saat ini. Melainkan saat melakukan pembayaran registrasi semester gasal tahun akademik 2020/2021.

''Pemberian subsidi ini diwujudkan dalam bentuk pemotongan biaya registrasi semester gasal tahun akademik 2020/2021,'' jelasnya, Selasa (31/3).

Meski demikian, pihaknya juga sudah melakukan kerjasama dengan provider agar mahasiswa UMP bisa melaksanakan kuliah secara daring. Antara lain, dengan Indosat melalui fitur bebas akses e-learning, di mana mahasiswa bisa mendapat kuota gratus 30 GB.

''Paket ini dapat digunakan untuk mengakses secara gratis ke laman pembelajaran daring UMP http://onclass2.ump.ac.id/, ujianonline.ump.ac.id dan zoom video conference,'' jelasnya.

Dalam kesempatan itu, rektor kembali mengingatkan, meski saat ini tidak ada penyelenggaraan kuliah tatap muka, namun mahasiswa tetap harus mengikuti kegiatan kuliah yang dilaksanakan secara online.

''Saat ini bukan masa liburan. Meski di rumah, mahasiswa tetap harus mengikuti kuliah dan ujian tengah semester secara online,'' katanya.

Di kuliah online tersebut mahasiswa bisa mengunduh materi kuliah, nonton video tutorial, diskusi dengan teman dan dosen, unduh dan submit tugas, ujian online, lihat nilai, dan kegiatan akademik lainnya.

Menurutnya, kegiatan kuliah non tatap muka ini tertuang dalam surat edaran rektor terkait masalah peningkatan kewaspadaan dan pencegahan penyebaran infeksi Covid-19.

''Mulai Senin tanggal 16 Maret lalu, kami mengubah kegiatan belajar mengajar dari kuliah tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh bagi seluruh mahasiswa UMP,'' jelas dia.




BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA