Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Tim Gabungan Bangka Barat Semprotkan Disinfektan

Selasa 31 Mar 2020 13:54 WIB

Red: Hiru Muhammad

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengawasi penyemprotan disinfektan di Pelabuhan Sadai sebagai langkah pencegahan corona.

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengawasi penyemprotan disinfektan di Pelabuhan Sadai sebagai langkah pencegahan corona.

Foto: Pemprov Bangka Belitung
Gerakan dilakukan secara masif di lokasi yang dinilai rawan penyebaran virus

REPUBLIKA.CO.ID, MENTOK  - Tim gabungan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyemprot disinfektan ke seluruh kecamatan guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru penyebab COVID-19.

"Gerakan penyemprotan serentak pada hari ini kami harapkan bisa memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan di Mentok, Selasa (31/3).

Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolri, yaitu penyemprotan serentak seluruh Indonesia guna mencegah penyebaran virus di daerah itu. Di Kabupaten Bangka Barat, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan tidak hanya di jalan-jalan utama dan tempat umum, namun para petugas juga masuk ke jalan tengah kampung. "Gerakan dilakukan secara masif di lokasi yang dinilai rawan penyebaran virus," katanya.

Selain di sejumlah ruas jalan, tim gabungan juga melaksanakan penyemprotan di sekitar Pasar Mentok dan Pelabuhan Tanjungkalian. Kegiatan tersebut tidak hanya di laksanakan di Kota Mentok, namun juga di kecamatan dengan melibatkan petugas dan personel polsek setempat. "Kami juga mengimbau warga agar mengikuti arahan dan imbauan yang sudah disampaikan untuk bersama-sama melawan virus corona," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, warga bisa mengikuti anjuran, antara lain tetap melakukan aktivitas di rumah, menjaga jarak aman di luar rumah dan tidak membuat kumpulan massa. "Pola itu diterapkan untuk bersama-sama menekan dan mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA