Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Friday, 13 Syawwal 1441 / 05 June 2020

Pegawai Chevron di Riau Positif Virus Corona

Selasa 31 Mar 2020 12:55 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Petugas keamanan berjaga di depan Ruang Isolasi Infeksi Khusus virus corona, ilustrasi

Petugas keamanan berjaga di depan Ruang Isolasi Infeksi Khusus virus corona, ilustrasi

Foto: Abdan Syakura/Republika
Dinkes Riau masih menelusuri asal penularan virus corona terhadap AA.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Manajemen PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) mengakui bahwa seorang pegawainya di Provinsi Riau dinyatakan positif COVID-19. Manager Corporate Communication PT CPI, Sonitha Poernomo menyatakan pegawai tersebut telah mendapatkan perhatian medis yang dibutuhkan dan saat ini dalam kondisi yang baik dan stabil.

“CPI mengonfirmasi bahwa Dinas Kesehatan Provinsi Riau telah menyatakan salah seorang pegawai kami dinyatakan positif COVID-19 pada 30 Maret 2020,” kata Sonitha, Selasa (31/3).

Perusahaan minyak asal Amerika Serikat itu berjanji akan terus memantau perkembangan pegawainya dalam menjalani protokol perawatan kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

“Kami akan memastikan bahwa pegawai tersebut dan keluarganya mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk pemulihan secara penuh,” kata Sonitha. Dia menyatakan CPI segera menerapkan langkah-langkah mitigasi yang diperlukan untuk meminimalisasi risiko paparan lebih jauh di lingkungan kerja.

Informasi tentang pegawai CPI yang positif COVID-19 beredar santer di media sosial, ada yang menyebutkan bahwa pegawai tersebut sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Chevron di Duri namun tidak jujur dalam menjelaskan riwayat perjalanan bahwa ada bepergian ke Malaysia.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi SARS-CoV-2 seluruh pegawai RS Chevron Duri segera menjalani tes virus Corona. Namun, pihak manajemen CPI belum mau menanggapi informasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliana Nazir, mengatakan pasien tersebut juga menyatakan tidak bepergian dari Malaysia beberapa waktu terakhir ketika diperiksa.

“Katanya dia enggak dari Malaysia,” ujar Mimi ketika dikonfirmasi Senin malam (30/3).

Mimi menjelaskan, kasus positif ke-3 untuk Riau adalah pasien berinisial AA, berusia 54 tahun, yang merupakan warga Duri Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Ia mengatakan AA merupakan anggota jamaah tablig di Riau, sama seperti dua pasien kasus positif sebelumnya. Namun, pasien tersebut mengaku tidak mengikuti acara tablig akbar di Malaysia sehingga bukan dinyatakan sebagai imported case seperti dua kasus awal di Riau.

“Dia tidak ikutan ke Malaysia tapi masih jamaah tablig. Apa karena kontak dengan orang ini masih ditelusuri. Ini (penularan) transmisi dia kan, dan ini masih dijajaki,” katanya.

Riau mengalami penambahan satu kasus positif COVID-19 sehingga total ada tiga kasus. “Sehingga total di Provinsi Riau terdapat tiga kasus positif, dua dirawat dan satu sudah dipulangkan,” kata dia. Pasien AA kini sudah dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

Gubernur Riau, Syamsuar, sempat menyatakan sudah memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Riau langsung melakukan penelusaranatautracingkontak dari pasien AA.

“Dalam melakukan tracing ini kami bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dan Polda Riau. Selain itu, kami juga sudah mengisolasi keluarga yang tinggal serumah dengan pasien AA,” kata Syamsuar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA