Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Mesut Oezil Jadi Ayah

Selasa 31 Mar 2020 10:46 WIB

Red: Endro Yuwanto

Gelandang serang Arsenal Mesut Oezil.  Oezil resmi menjadi ayah setelah istrinya, Amine Gulse, melahirkan anak perempuan.

Gelandang serang Arsenal Mesut Oezil. Oezil resmi menjadi ayah setelah istrinya, Amine Gulse, melahirkan anak perempuan.

Foto: EPA-EFE
Istri Oezil, Amine Gulse, melahirkan anak perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang serang Arsenal Mesut Oezil resmi menjadi ayah. Ini setelah istrinya, Amine Gulse, melahirkan anak perempuan.

Kabar bahagia tersebut disampaikan mantan pemain nasonal Jerman tersebut melalui unggahan pada akun Instagram pribadinya, Selasa (21/3).

"Terima kasih Tuhan, putri kami, terlahir sehat, semoga Tuhan memberi anak yang baik untuk kami, lingkungannya, dan semua umat manusia, insyaAllah, amin, Amine dan Mesut Oezil," tulis Oezil pada Instagram.

Dari unggahan tersebut, Oezil mendapat banyak ucapan selamat termasuk dari klubnya Arsenal dan rekan sesama pemain sepak bola. "Masyaallah Bruder," tulis pemain Arsenal Aubameyang.

Mantan rekan di timnas Jerman Jerome Boateng juga mengucapkan selamat. "Selamat Abi, semua yang terbaik untuk Anda dan keluarga Anda," tulisnya.

Oezil menikah di Istanbul, Turki, dengan Amine pada Juni 2019 setelah bertunangan setahun sebelumnya. Pernikahan Oezil yang berkewarganegaraan Jerman namun keluarganya berasal dari Turki itu memicu kontroversi karena dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan menimbulkan pertanyaan mengenai loyalitasnya kepada Jerman.

Setelah tampil 92 kali bagi timnas Jerman, termasuk berperan kunci dalam kemenangan pada Piala Dunia 2014, Oezil tiba-tiba keluar dari timnas Jerman. Pemain usia 31 tahun itu menuding pejabat sepak bola Jerman rasis. Oezil mengumumkan akhir kariernya di timnas Jerman tidak lama setelah kembali dari Piala Dunia di Rusia 2018.

Oezil banyak dikritik karena berpose dengan Presiden Erdogan dan rekan sesama anggota timnas Jerman yang juga berdarah Turki, Ilkay Gundogan, pada Mei 2018 menjelang pemilihan umum di Turki. Ia menanggapi kritikan itu dengan mengatakan bahwa ia menghadapi rasisme dan ketidakhormatan karena akar Turki-nya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA