Senin 30 Mar 2020 23:49 WIB

Muslim di Kanada Donasikan Darah untuk Pandemi Corona

Persedian darah di Kanada berkurang selama pandemi Corona.

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah
Persedian darah di Kanada berkurang selama pandemi Corona. Stok Kantong Darah (Ilustrasi)
Foto: Corbis
Persedian darah di Kanada berkurang selama pandemi Corona. Stok Kantong Darah (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KANADA – Di masa pandemi virus corona, banyak persediaan medis menghadapi kekurangan parah termasuk persediaan darah. 

Di Kanada, ketersediaan kantung darah telah terpengaruh, menurut Canadian Blood Services (CBS). CBS mengumumkan awal pekan ini bahwa mereka khawatir tentang kemungkinan kekurangan darah karena negara terus berjuang melawan Covid-19. 

Baca Juga

Dalam siaran pers yang dikirim Rabu (25/3), CBS mengatakan stok nasional tipe-O negatif dan tipe-B hanya dapat bertahan selama lima hari.  

Calgary Association of Muslim Association of Canada ( MAC ) merespons laporan itu segera, mengorganisir donor darah pada Sabtu (28/3).  

Mereka mengatakan terjadinya pandemu corona menyebabkan mereka untuk mempertimbangkan kembali, tetapi pejabat CBS memberi mereka lampu hijau. 

CBS mengatakan mereka akan mengambil langkah-langkah khusus untuk membuatnya aman untuk menyumbangkan darah.  

"CBS, kami menghubungi mereka untuk membatalkan, tetapi mereka bersikeras untuk terus melakukannya karena ini adalah saat di mana kita benar-benar membutuhkan donor darah dan stok darah karena ada kekurangan darah di Kanada," kata Ibrahim Jadalowen, perwakilan perikatan sipil  MAC.  

Setelah percakapan itu, Jadalowen mengatakan MAC mengadakan lebih banyak diskusi, kemudian memutuskan untuk melanjutkan karena masyarakat membutuhkannya.  

Transfusi darah untuk tujuan medis diperbolehkan dalam Islam karena Muslim diperintahkan untuk memberi makan orang yang lapar, merawat yang sakit, dan menyelamatkan nyawa orang. 

Juga diperbolehkan mengambil darah dari non-Muslim dan diizinkan untuk memberikan darah kepada non-Muslim. Hal-hal ini terkait dengan kehidupan manusia. 

Pandemi Covid-19 telah menginfeksi 668.705 dan membunuh 31.065 lainnya, menurut perkiraan terbaru oleh WorldOMeter .  

Menurut National Post, ada 5.655 dikonfirmasi dan dugaan kasus Covid-19 di Kanada pada pukul 04.00 waktu setempat, Ahad, (29/3).  

Awal bulan ini, Badan Amal Muslim Kanada meluncurkan permohonan untuk menyediakan perlengkapan kebersihan bagi orang-orang yang rentan di masyarakat.n Ratna Ajeng Tejomukti

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement