Senin 30 Mar 2020 16:24 WIB

KAI Perpanjang Masa Pembatalan Operasional Kereta

Periode pembatalan operasional kereta diperpanjang hingga 30 April 2020.

Suasana di luar Kereta Api (KA) maupun di dalam KA terpantau deretan kursi nyaris tanpa penumpang di Stasiun KA Madiun, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Sejak merebaknya isu COVID-19 atau virus Corona, jumlah penumpang KA yang naik dan turun di Stasiun KA Madiun turun sekitar 75 persen dari rata-rata 4
Foto: ANTARA/Siswowidodo
Suasana di luar Kereta Api (KA) maupun di dalam KA terpantau deretan kursi nyaris tanpa penumpang di Stasiun KA Madiun, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Sejak merebaknya isu COVID-19 atau virus Corona, jumlah penumpang KA yang naik dan turun di Stasiun KA Madiun turun sekitar 75 persen dari rata-rata 4

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang masa pembatalan pengoperasian sejumlah kereta api (KA) untuk berbagai tujuan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendukung langkah pemerintah memutus rantai penyebaran virus corona atau covid-19 ke beberapa wilayah.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan sebelumnya KAI membatalkan pengoperasian lima KA tujuan Bandung yang melintasi wilayah Daop Madiun mulai tanggal 29-31 Maret 2020. Lima kereta tersebut adalah KA Argowilis, KA Turangga, KA Mutiara Selatan, KA Malabar, dan KA Pasundan.

Baca Juga

"Sekarang pembatalannya diperpanjang hingga selama satu bulan ke depan tepatnya mulai hari Rabu tanggal 1 April hingga Kamis tanggal 30 April 2020," ujar Ixfan, Senin (30/3).

Menurut dia, tidak hanya memperpanjang pembatalan pengoperasian hingga satu bulan, PT KAI juga menambah jumlah KA yang dibatalkan. Tidak hanya tujuan Jakarta dan Bandung, tapi juga tujuan beberapa kota lainnya.

"Selain lima KA tujuan Bandung, sejumah KA lain yang dibatalkan pengoperasiannya antara lain, KA Malioboro Ekspres, KA Sancaka, KA Singasari, KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Majaphit, KA Jayakarta, dan KA Logawa," katanya.

Adapun, perpanjangan pembatalan perjalanan KA dan penambahan KA yang dibatalkan tersebut merupakan upaya lanjutan dari beberapa tahap yang sudah dilakukan PT KAI.

"Sebagian pemerintah daerah telah melakukan isolasi wilayah. Bahkan beberapa di antaranya meminta kepada PT KAI agar tidak ada KA yang berhenti di daerahnya untuk mengurangi penyebaran COVID-19," kata Ixfan.

Bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket, bisa membatalkannya secara daring melalui KAI Access agar tidak perlu keluar rumah ke stasiun. Pembaruan perjalanan KA juga bisa disampaikan melalui akun resmi sosial media KAI (Facebook, Instagram dan Twitter) di @KAI121.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement