Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Tuesday, 3 Syawwal 1441 / 26 May 2020

Pasien Positif Corona di Kabupaten Cirebon Bertambah

Senin 30 Mar 2020 14:52 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Indira Rezkisari

PT KAI Daop 3 Cirebon menghadirkan Bilik Disinfektan di Stasiun Cirebon mulai Kamis (26/3). Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Jumlah penderita corona di Cirebon semakin bertambah.

PT KAI Daop 3 Cirebon menghadirkan Bilik Disinfektan di Stasiun Cirebon mulai Kamis (26/3). Hal itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Jumlah penderita corona di Cirebon semakin bertambah.

Foto: Dok Humas Daop 3 Cirebon
Total pasien positif corona di Kabupaten Cirebon jadi dua orang.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah satu sehingga totalnya menjadi dua orang. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) pun kembali bertambah, Senin (30/3).

‘’Iya (dua orang positif), satu orang dirawat di RSD Gunung Jati dan satu lagi di RSUD Waled,’’ ujar Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan.

Pasien positif yang dirawat di RSD Gunung Jati berjenis kelamin laki-laki dan telah menjalani isolasi selama lebih dari 21 hari. Saat ini, pasien masih menanti hasil pemeriksaan swab yang ketiga kali.

Sedangkan pasien positif yang diisolasi di RSUD Waled, berjenis kelamin perempuan dan berusia 33 tahun.

Sementara itu, untuk jumlah PDP di Kabupaten Cirebon, saat ini totalnya ada 28 orang. Dibandingkan sehari sebelumnya, jumlah itu bertambah satu orang orang. Dari jumlah itu, 21 pasien di antaranya masih diawasi dan tujuh orang telah selesai.

Para PDP tersebut diisolasi di sejumlah rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Cirebon maupun Kota Cirebon. PDP terbanyak berusia 20-29 tahun. Selain itu, adapula lima pasien balita berusia di bawah lima tahun.

Sedangkan total ODP di Kabupaten Cirebon hingga hari ini mencapai 109 orang. Dari jumlah tersebut, 34 orang masih dalam pemantauan.

Dari 109 ODP itu, paling banyak berusia antara 20-29 tahun. Selain itu, adapula ODP berusia balita sebanyak empat orang.


Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA