Senin 30 Mar 2020 14:09 WIB

Pangeran Harry dan Jon Bon Jovi Bikin Musik Bareng

Keduanya berkolaborasi merilis lagu setelah penundaan Invictus Games.

Rep: Umi Soliha/ Red: Nora Azizah
Pangeran Harry dan Jon Bon Jovi merilis lagu terkait penundaan ajang Invictus Games (Foto: Jon Bon Jovi dan Pangeran Harry)
Foto: Instagram @jonbonjovi
Pangeran Harry dan Jon Bon Jovi merilis lagu terkait penundaan ajang Invictus Games (Foto: Jon Bon Jovi dan Pangeran Harry)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pangeran Harry dan Jon Bon Jovi merilis lagu terkait penundaan ajang Invictus Games. Sebelumnya, Invictus Games terpaksa ditunda terkait wabah Covid-19.

Harry dan Jon bekerja sama membuat lagu tersebut sejak Februari lalu. Bahkan, kolaborasi musik keduanya mengambil tempat Abbey Road untuk proses rekaman.

Baca Juga

Lagu berjudul Unbroken tersebut sudah dibawakan Bon Jovi pada tahun lalu. Lagu tersebut kemudian dibuat dalam versi terbaru, dan menampilkan Invictus Games Choir.

Sebelumnya, sudah ada kesepakatan bahwa Unbroken akan dirilis untuk Invictus Games. Harry menjadi perwakilan dari kerajaan Inggris pada saat itu, sebelum ia dan Meghan memutuskan untuk hengkang.

Awalnya, Bon Jovi menulis lagu itu untuk film dokumenter Amerika To Be of Service. Film itu menceritakan tentang veteran yang hidup dengan PTSD dan hewan-hewan penolong yang membantu mereka. Kemudian, Bon Jovi memiliki ide menggunakan lagu tersebut untuk gelaran Invictus Games.

“Saya pikir saya ingin mengirimnya ke Harry untuk Invictus Games dan meminta tentara sungguhan menyanyikan lagu yang saya pikir akan membawa banyak perhatian pada masalah ini,” kata Bon Jovi dilansir di people, Senin (30/3).

Pengerjaan proyek kolaborasi itu sudah dilakukan sejak tahun lalu. Sementara perilisan lagu berlangsung beberapa hari setelah pengumuman Invictus Games ditunda hingga Mei atau Juni 2021.

Invictus Games merupakan kompetisi olahraga yang digagas Pangeran Harry sejak 2014 silam. Invictus Games adalah acara multi-olahraga adaptif internasional, di mana personel angkatan bersenjata atau veteran yang terluka, cedera atau sakit, bisa ikut berkompetisi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement