Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Anggota DPRD Sulteng Positif Virus Corona

Senin 30 Mar 2020 11:31 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Petugas medis membawa pasien ke ruang isolasi saat simulasi penanganan pasien virus corona, ilustrasi.

Petugas medis membawa pasien ke ruang isolasi saat simulasi penanganan pasien virus corona, ilustrasi.

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Elisa mengaku sudah menjalani isolasi virus corona lebih dari 10 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah, Elisa Bunga Allo yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 mengaku dalam kondisi baik. Keterangan itu ia sampaikan dari ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Kota Palu dalam bentuk video singkat yang disebar pihak keluarga, Ahad (29/3) malam.

"Saya Elisa Bunga Allo yang dinyatakan positif corona, setelah dirawat di Undata dalam keadaan baik-baik saja," katanya dalam video singkat, Senin (30/3).

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada anggota keluarga dan teman-teman yang memberikan dukungan kepada anggota DPRD Sulteng Fraksi PDIP itu agar sanggup melawan virus tersebut. Sehingga sampai detik ini ia masih tetap tabah dan kuat menjalani perawatan agar bisa sembuh.

"Tetap berdoa kepada Allah SWT agar bisa segera pulih dan sembuh. Semula saya diisolasi di rumah tapi sekarang sudah di RSUD Undata," ujarnya.

Elisa mengaku sudah menjalani isolasi lebih dari 10 hari. Hingga saat ini dua warga Sulteng positif terinfeksi COVID-19. keduanya tinggal di Kota Palu dan diisolasi di RSUD Undata.

Pasien positif pertama yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu diumumkan oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola pada Kamis 26 Maret. Sementara pasien positif COVID-19 ke dua diumumkan pada Sabtu 28 Maret. Keduanya dinyatakan positif COVID-19 setelah bepergian ke Jakarta.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA