Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

Sunday, 15 Syawwal 1441 / 07 June 2020

General Motors Siap Produksi 10 Ribu Ventilator Tiap Bulan

Senin 30 Mar 2020 11:22 WIB

Rep: Eric Iskandarsjah Z/ Red: Dwi Murdaningsih

General Motors

General Motors

Perusahaan otomotif bahu membahu membuat ventilator untuk menangani corona.

REPUBLIKA.CO.ID,  INDIANAPOLIS--Sejumlah pabrikan otomotif telah didorong untuk aktif terlibat dalam penanganan corona. Salah satu peran yang dapat disumbangkan adalah peran dalam pembuatan ventilator.

Baca Juga

General Motors (GM) pun menyatakan dapat segera memberikan kontribusinya. Dilansir dari Car Advice pada Ahad (29/3), GM siap untuk memberikan kontribusi dalam pembuatan ventilator sebanyak 10 ribu unit per bulan. Hal itu dilakukan oleh GM dengan memanfaatkan fasilitas produksi yang biasa digunakan untuk membuat produk mobil.

Demi mewujudkan hal tersebut, GM pun menjalin kerja sama dengan Ventec Life Systems. Kerja sama ini dilakukan dengan melibatkan fasilitas produksi GM di Indiana yang digunakan untuk memproduksi komponen kelistrikan dalam mobil.

Ditargetkan, ventilator buatan GM itu dapat mulai dipasok ke rumah sakit pada pekan depan. Menurut pernyataan resmi dari GM, saat ini GM tengah melakukan seluruh persiapan untuk memulai produksi.

Terkait ventilator, alat ini merupakan sebuah peralatan medis yang berfungsi untuk membantu pernafasan pasien. Dengan ventilator, maka pasien akan terbantu dalam memenuhi pasokan oksigen yang dibutuhkan.

Fasilitas produksi GM di Indiana berada dalam lahan seluas 110 hektare. Sedangkan fasilitas yang tadinya digunakan untuk membuat komponen kelistrikan dan kini disulap jadi tempat produksi ventilator adalah seluas 240 ribu meter persegi.

Selain GM, Tesla Tesla pun menyatakan siap untuk berkontribusi. Dilansir dari Business Insider pada Sabtu (28/3), Tesla sendiri merupakan salah satu pabrikan yang terdampak corona. Karena, pandemi itu memaksa Tesla harus menutup fasilitas produksi.

Tapi, CEO Tesla, Elon Musk menyatakan, fasilitas produksi itu akan segera dibuka jika situasinya sudah memungkinkan. Untuk sementara waktu, nantinya fasilitas produksi itu akan digunakan untuk membuat ventilator.

“Kami akan melakukan apapun demi dapat membantu masyarakat New York,” kata Elon Musk. Keputusan Tesla ini pun sejalan dengan harapan Pemerintah Kota New York yang menginginkan agar Tesla dapat berkontribusi dalam pembuatan Ventilator.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA