Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Lampard Ingin Buang Kepa dari Chelsea

Senin 30 Mar 2020 07:47 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga. Pelatih Chelsea Frank Lampard dikabarkan berupaya menyingkirkan kiper Spanyol itu pada jendela transfer berikutnya.

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga. Pelatih Chelsea Frank Lampard dikabarkan berupaya menyingkirkan kiper Spanyol itu pada jendela transfer berikutnya.

Foto: AP Photo/Tim Ireland
Berstatus kiper termahal dunia, Kepa kehilangan sentuhan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Nasib Kepa Arrizabalaga semakin menunjukkan ketidakjelasan di Chelsea. Berstatus kiper termahal dunia, Kepa kehilangan sentuhan.

Menjelang kompetisi dihentikan, Kepa tampil melempem. Walhasil, posisinya di starting XI the Blues diambil Willy Caballero. Belakangan, kubu London Biru dikabarkan bakal melepas eks Athletic Bilbao itu.

"Menurut the Sun, pelatih Frank Lampard berupaya menyingkirkan kiper Spanyol itu pada jendela transfer berikutnya," demikian laporan yang dikutip dari Tribal Football, Senin (30/3).

Sejumlah tokoh sepak bola dari luar juga melihat hal serupa. Termasuk legenda Liverpool Graeme Souness.

Sosok yang kini menjadi pengamat sepak bola itu menilai Kepa pantas dijual Chelsea. Sebab penampilan penjaga gawang 25 tahun tersebut jauh dari kata memuaskan.

Souness menyarankan the Blues mengejar kiper Atletico Madrid, Jan Oblak. Namun terlebih dahulu harus melepas Kepa pada bursa transfer terdekat.

Selain Oblak beberapa nama juga dikaitkan dengan London Biru. Ada kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen.

Kemudian kiper Sheffield United, Dean Henderson. Dean adalah pemain Manchester United yang sedang menjalani masa peminjaman di Sheffield.

Selanjutnya ada Andre Onana (Ajax Amsterdam), juga legenda hidup Bayern Muenchen, Manuel Neuer. Rumor lainnya, Chelsea turut mengejar kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

Semua nama di atas merupakan calon pengganti Kepa. Meski demikian, sepak bola sedang rehat sejenak.

Itu karena pandemi covid-19 yang mengganas. Sejumlah agenda tertunda, termasuk pembicaraan mengenai kontrak dan jual beli pemain.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA