Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

7 Desa Diisolasi Usai Warga Tahfiz Selangor Positif Covid 19

Senin 30 Mar 2020 04:21 WIB

Red: Muhammad Fakhruddin

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona

Foto: MgIT03
Perintah isolasi berlaku mulai tengah malam (30/3) hingga (13/4).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemerintah Malaysia telah melakukan isolasi atau Perintah Kawalan Pergerakan Diperketat (PKPD) terhadap tujuh desa di Hulu Langat Negara Bagian Selangor setelah 71 warga tahfiz (penghapalan Quran) dinyatakan positif Covid-19.

Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) telah menginformasikan 71 kasus positif Covid-19 dari 274 penghuni Maahad Tahfiz An-Nabawiyyah di Batu 23 Sungai Lui, Hulu Langat, Selangor.

"Karena jumlah kasus yang tinggi di sekolah tersebut, pemerintah atas nasihat Menteri Kesehatan telah memutuskan untuk melaksanakan PKPD," kata Ismail di kuala lumpur, Ahad (29/3). 

PKPD melibatkan 3.918 orang penduduk meliputi 700 rumah termasuk tujuh kampung yaitu dua perkampungan "orang asli" dan lima perkampungan Melayu. Perintah ini akan berlaku mulai tengah malam (30/3) hingga (13/4).

"Tujuan PKPD dilaksanakan adalah untuk membendung Covid-19 menular keluar dari kawasan tersebut. Langkah ini akan membolehkan aktivitas pendeteksian kasus dari rumah ke rumah dilaksanakan sepanjang tempo 14 hari," katanya.

Dengan pelaksanaan perintah ini, ujar dia, semua penduduk dan pendatang yang telah berada di kawasan tersebut tidak dibenarkan keluar rumah sepanjang tempo perintah dilaksanakan. "Bukan penduduk dan pelawat tidak dibenarkan masuk ke kawasan tersebut sepanjang tempo perintah diberlakukan. Semua aktivitas perniagaan dihentikan. Makanan pokok yang mencukupi untuk tempo 14 hari akan diberikan kepada semua penduduk oleh Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM)," katanya.

Dia mengatakan Pangkalan Perobatan akan dibuka di kawasan PKPD dan semua jalan keluar masuk kawasan PKPD ditutup. "Untuk memastikan kepatuhan perintah ini, Polis Diraja Malaysia (PDRM), Angkatan Tentara Malaysia (ATM), Angkatan Pertahanan Awam Malaysia (APM) dan Jabatan Sukarelawan Malaysia (RELA) akan mengawal seluruh kawasan," katanya.

Bagi pelaksanaan perintah ini, ujar dia, semua penduduk diminta untuk tenang dan memberi kerja sama sepenuhnya kepada petugas-petugas dari KKM serta mematuhi semua arahan pihak berwenang.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA