Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Thursday, 12 Syawwal 1441 / 04 June 2020

Kemenag Siap Asrama Haji Dijadikan RS Darurat Corona

Ahad 29 Mar 2020 15:22 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Muhammad Hafil

Kemenag Siap Asrama Haji Dijadikan RS Darurat Corona. Foto:   Asrama haji (Ilustrasi).

Kemenag Siap Asrama Haji Dijadikan RS Darurat Corona. Foto: Asrama haji (Ilustrasi).

Foto: Dok Republika.co.id
Asrama Haji siap dijadikan RS Darurat Corona.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Menteri Agama (Wameneg), KH Zainut Tauhid Sa'adi menyampaikan, sesuai arahan menteri agama (menag) Kementerian Agama (Kemenag) siap untuk membantu kebutuhan rumah sakit (RS) darurat untuk menghadapi wabah virus corona atau Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan Kemenag dengan menyediakan asrama haji sebagai alternatif pilihan.

"Tentunya hal ini harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan teknisnya tetap dikoordinasikan dengan Kementerian Kesehatan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dan pemerintah daerah setempat," kata KH Zainut kepada Republika, Ahad (29/3).

Ia menyampaikan, Kemenag juga sudah membuat skala prioritas penggunaannya. Salah satu yang sudah berjalan adalah RS Haji Pondok Gede yang melayani banyak pasien Covid-19. Untuk itu Kemenag meminjamkan gedung utama Asrama Haji Pondok Gede sebagai fasilitas perawatan pasien dalam pemantauan (PDP).

Sementara fasilitas yang digunakan 70 kamar untuk keperluan mengkarantina orang yang berstatus PDP. Mereka dirawat sambil menunggu kepastian hasil tes Covid-19, ketika sudah dinyatakan positif akan dikirim ke RS rujukan.

"Kami juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh Kantor Wilayah Kemenag untuk mendapat masukan dari mereka tentang kawasan yang sangat membutuhkan bantuan penanganan wabah Covid-19 ini," ujarnya.

Wamenag menyampaikan, jumlah asrama haji yang dimiliki Kemenag ada 16 tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ia menambahkan, Kemenag juga menindak lanjuti amanat presiden agar setiap kementerian dan lembaga melakukan revisi anggarannya untuk dialokasikan pada penanggulangan pandemi Covid-19.  

KH Zainut mengatakan, lebih dari Rp 300 Miliar anggaran Kemenag telah direlokasi untuk membantu penganan wabah Covid-19. "Anggaran itu dihimpun dari sejumlah pos perjalanan dinas di luar dan dalam negeri serta kegiatan reguler," jelasnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA