Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Thursday, 12 Rabiul Awwal 1442 / 29 October 2020

Tak Cuma Rumah Sakit, Pemakaman AMG Juga Semprot Disinfektan

Ahad 29 Mar 2020 01:25 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas menyemprot disinfektan di depan gerbang pemakaman muslim Al Azhar Memorial Garden

Petugas menyemprot disinfektan di depan gerbang pemakaman muslim Al Azhar Memorial Garden

Foto: AMG
Meski sudah disinfektan, pengurus Al Azhar Memorial berharap keluarga menunda ziarah

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19 tidak hanya dilakukan di area publik seperti rumah sakit, bandara, ataupun gerbong kereta api. Pemakaman juga dilakukan Penyemprotan cairan disinfektan, seperti di Taman Pemakaman Muslim Al Azhar Memorial Garden, yang berlokasi di Teluk Jambe Timur Karawang, jalan tol Jakarta-Cikampek km 52.

”Penyemprotan dilakukan setiap hari sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona,” kata pimpinan Al Azhar Memorial Garden Nugroho Adiwiwoho berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Jumat (28/3).

Menurut Nugroho, sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan khusu’ bagi peziarah, maupun pegawai yang bertugas. Namun demikian, lanjut Nugroho, pihaknya saat ini juga ikut mensosialisasikan anjuran pemerintah terkait menjaga jarak (social distancing) dan berkegiatan dari rumah. ”Semua ini untuk kesehatan, keamanan dan keselamatan semuanya,” ujar Nugroho. 

Ia pun mengimbau agar pihak keluarga menunda ziarah selama masa tersebut. ”Untuk sementara sampai wabah aman, kita bisa mendo’a-kan almarhum/almarhumah dari rumah,”kata Nugroho.

Sedangkan untuk prosesi pemakaman, Al Azhar Memorial Garden merujuk pada standar protokol pemakaman yang sudah ditetapkan pemerintah dengan tetap mengindahkan syariah pemakaman. Selain sterilisasi dengan cairan disinfektan, pihaknya telah membuat Standard Operation Procedure (SOP) untuk karyawan, agen, tamu dan peziarah.

SOP itu berupa pemeriksaan suhu badan sebelum memasuki area komplek pemakaman, menyediakan pembersih tangan (hand sanitizer) di setiap ruangan dan alat pelindung diri (APD) lainnya. Penyediaan alat-alat dan fasilitas tersebut, lanjut Nugroho, merupakan bagian dari tanggung jawab pengelola untuk mencegah penyebaran virus di Al-Azhar Memorial Garden seluas 25 hektare ini dibangun sejak 2011. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA