Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Wednesday, 11 Syawwal 1441 / 03 June 2020

Kiat Untirta dan Relawan Banten Hadapi Corona

Sabtu 28 Mar 2020 10:15 WIB

Red: Hiru Muhammad

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) mendistribusikan hasil donasi hand sanitizer dan masker bagi wartawan dan masyarakat. Tidak hanya itu,  para relawan juga telah memasang tiga wastafel portabel di Kota Serang. Jumat (27/3)

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) mendistribusikan hasil donasi hand sanitizer dan masker bagi wartawan dan masyarakat. Tidak hanya itu, para relawan juga telah memasang tiga wastafel portabel di Kota Serang. Jumat (27/3)

Foto: untirta
Dana yang terkumpul dari open donasi tersebut mencapai Rp 39 juta lebih.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bersama Relawan Banten Melawan Corona (RBMC) mendistribusikan hasil donasi hand sanitizer dan masker bagi wartawan dan masyarakat. Tidak hanya itu,  para relawan juga telah memasang tiga wastafel portabel di Kota Serang. Jumat (27/3)

Koordintaor RBMC, Hendra Leo Munggaran mengatakan, dana yang terkumpul dari open donasi tersebut mencapai Rp 39 juta lebih. Dana tersebut langsung dibelanjakan masker, bahan baku pembuatan hand sanitizer dan alat mencuci tangan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus korona. Ia mengaku, pihaknya bersama Unitirta Peduli mempunyai tanggungjawab moril, salah satunya ikut membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19.

“Hal yang kita tahu tenaga medis itu sebagai garda terdepan melawan corona, begitu juga kawan - kawan jurnalis yang saat ini bertugas ditengah kondisi merebaknya wabah Corona harus menggunakan masker dan hand sanitizer. Kita bersama Untirta dan 20 elemen masyarakat juga ikut membantu pencegahan penyebaran Covid - 19. Jadi bukan hanya dari pemeritah saja tapi seluruh elemen juga bergerak,” kata Leo.

Terkait penempatan wastafel potabel di tiga titik, Leo menjelaskan, hal itu dilakukan mengingat masih banyak masyarakat Banten yang bekerja disektor informal. Dimana, 60 hingga 70 persennya hingga saat ini masih bekerja. “Mereka yang bekerja disektor informal setiap harinya harus bekerja. Mereka butuh makan. Makanya hasil donasi yang kita kumpulkan kita buatkan alat ini (wastafel portabel). Dengan harapan, masayarakat tetap aware (waspada) terhadap penyebaran corona,” katanya. 

Tidak hanya pengadaan alat cuci tangan portabel, Leo mengaku, pihaknya juga mebuka diri bagi masyarakat yang menginginkan tempat ibadahnya untuk disemprot disinfektan. “Nanti ada tim yang akan melakukan penyemprotan. Selain itu kita juga akan membagikan masker kepada masyarakat dan juga hand saintizer. Tim juga akan memberikan sosialisasi untuk memberikan motovasi dan edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivis dari Untirta Peduli dan RBMC melakukn aksi bagi-bagi masker kepada wartawan masyarakat di depan kampus Unitirta, Jalan Raya Serang-Jakarta, Pakupatan, Kota Serang. 

Setelah aksi bagi-bagi masker para relawan langsung menuju Alun-alun untuk menempatkan wastafel portabel. Selain di Alun-alun, wastafet tersebut juga ditempatkan di dua titik yakni di Pasar Lama dan Pasar Rau Kota Serang. 

Rektor Untirta, Fatah Sulaiman mengatakan, aksi ini merupakan bagian dari tanggungjawab insan akademik kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19 di Banten.

“Saya memberikan apresiasi kepada RBMC dan mahasiswa teknik Unitirta yang telah membuat wastafel portabel ini. Mudah-mudahan, dengan adanya alat ini dapat mengingatkan warga untuk senantiasa mencuci tangan,” kata Fatah saat ditemui usai meninjau proses penempatan wastafel di Alun-alun Barat, Kota Serang.

Dijelaskan Fatah, wastafel ini baru diproduksi sebanyak tiga unit dengan dana yang bersumber dari relawan RBMC. “Ini didanai  RBMC bersama organisai lain. Untuk tahap satu baru tiga unit yang diluncurkan. Insya Allah ke depan akan kembali dibuat alat seperit ini yang akan ditempatkan di sejumlah titik tempat keramaian,” jelasnya. 

Fatah juga mengimbau warga untuk rajin menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh. Hal itu dilakukan untuk menghindari tertularnya bakteri maupun virus. “Ketika berkegiatan kadang kita sering memegang barang, tanpa kita tahu ada bakterinya atau tidak. Makanya dianjurkan untuk rajin mencuci tangan. Dan ini juga untuk meredyksi potensi bakteri da virus,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA