Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Sehari, Hampir 1.000 Orang Meninggal di Italia Kena Corona

Sabtu 28 Mar 2020 04:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Petugas medis berjalan di Roma saat Italia tengah dilanda virus corona. Italia akan menyediakan 10 ribu dokter dari mahasiswa kedokteran yang baru lulus. Ilustrasi.

Petugas medis berjalan di Roma saat Italia tengah dilanda virus corona. Italia akan menyediakan 10 ribu dokter dari mahasiswa kedokteran yang baru lulus. Ilustrasi.

Foto: Angelo Carconi/EPA
Termasuk di antara para korban meninggal yang dilaporkan yakni 44 dokter.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Jumlah korban virus Corona di Italia yang meninggal mencapai rekor baru pada Jumat.

Baca Juga

Setidaknya 969 dllaporkan meninggal dalam sehari, dan ini menjadi yang terburuk sejak pandemi ini dimulai. Termasuk di antara korban adalah 44 dokter.

Menurut catatan ISS, hampir 6.500 tenaga kesehatan telah terinfeksi virus.  Seperti dilansir Metro.co.uk, dengan tambahan baru tersebut, maka jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Italia mencapai 9.134 orang.

Virologi telah memperingatkan, jumlah kasus positif Corona di Italia bisa lima kali lebih besar daripada data resmi yang disebutkan mencapai 86.498 orang.

Artinya, jumlah yang terinfeksi masih mungkin akan terus naik, meski warga Italia sudah diminta untuk berada di rumah kecual ada kebutuhan sangat mendesak.

Sebelumnya, Gubernur Lombardy mengaku cemas melihat kasus infeksi Covid-19 yang tetap meningkat di tengah penerapan karantina wilayah atau lockdown. “Saya cemas, mungkin kami melewatkan sesuatu,” ujarnya pada Kamis.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte telah menjanjikan paket ekonomi sebesar 25 miliar euro yang dijadwalkan disetujui pada April mendatang.
Menurutnya Eropa menghadapi risiko resesi yang parah setelah pandemi Covid-19. Langkah-langkah khusus diperlukan untuk menghindari hal tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA