Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Saturday, 7 Syawwal 1441 / 30 May 2020

Liga 1 Ditunda Hingga Akhir Mei, Persib Legawa

Jumat 27 Mar 2020 19:19 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di bangku penonton sebelum laga Persib Bandung melawan PSS Sleman di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di bangku penonton sebelum laga Persib Bandung melawan PSS Sleman di stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020).

Foto: Antara/M Agung Rajasa
Selama diliburkan, manajemen memberikan tanggung jawab kepada individu masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kompetisi Liga 1 2020 dihentikan hingga akhir Mei akibat merebaknya wabah virus corona. Berbagai tim sudah meliburkan pemainnya termasuk Persib Bandung.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono mengakui, Persib legawa dengan pemberhentian kompetisi. Menurutnya, Persib mengikuti segala anjuran PT Liga Indonesia Baru sebagai operator dan PSS sebagai otoritas sepak bola.

"Jadi selama liga belum berjalan, Persib dalam posisi tim yang sedang diliburkan. Posisinya tetap, para pemain mengikuti instruksi yang disampaikan jajaran pelatih," kata Kuswara, Jumat (27/3).

Kuswara memang tidak ingin membeberkan urusan finansial tim termasuk urusan gaji secara gamblang. Menurutnya, hal tersebut menyangkut internal antara manajemen dan tim.

"Menyangkut hal itu, bisa menjadi internal manajemen dengan pemain. Pokoknya menyangkut hubungan internal antara pemain, ofisial, dan manajemen nanti akan ada komunikasi lebih lanjut," kata Kuswara.

Selama diliburkan, manajemen memberikan seluruh tanggung jawab kepada individu masing-masing dalam menjaga kesehatan. Termasuk jika pemain kembali ke daerah dan negara asalnya selama tim diliburkan.

"Komunikasi tentunya melalui pelatih (untuk pulang kampung). Jadi pokoknya pemain posisinya libur, adapun kegiatan selama libur dari pelatih sudah punya pola," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA