Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Monday, 2 Syawwal 1441 / 25 May 2020

Tip Bertahan Ala Astronaut Semasa Lockdown

Jumat 27 Mar 2020 11:53 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda

Astronaut di ruang angkasa. Astronaut mengibaratkan lockdown seperti masanya bertugas di luar angkasa.

Astronaut di ruang angkasa. Astronaut mengibaratkan lockdown seperti masanya bertugas di luar angkasa.

Foto: space
Astronaut Jerman berbagi tips bertahan saat lockdown.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKRTA -- Cobalah berkutat pada rutinitas sehari-hari, tetap senang dengan terhubung dengan keluarga, dan sesekali manjakan diri. Astronaut Jerman memberikan tips tersebut untuk selamat dari lockdown selama krisis Covid-19, yang menurut mereka mirip dengan waktu di ruang angkasa.

Dilansir CNA Life Style pada Kamis, astronaut Jerman pertama yang melakukan perjalanan ke luar angkasa, Thomas Reiter (61 tahun), masih ingat percakapannya di Skype dengan astronaut lainnya pada Kamis (26/3) lalu. Dia mengisahkan awal dirinya memiliki rutinitas harian yang ketat di luar angkasa.

“Saya pikir penting untuk mengikuti rutinitas dalam situasi seperti itu ... melakukan rutinitas itu sepanjang minggu,” kata Reiter, yang sekarang sudah pensiun.

Reiter menganggap, aktivitas akhir pekan penting untuk dinanti-nantikan. Selama pekan itu, dirinya memilih makanan yang paling disukai semua orang untuk Jumat atau Sabtu malam. Kemudian, dia memakan makanan yang lebih nikmat.

Reiter ingat menggunakan Skype untuk terhubung dengan keluarganya dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Duduk di depan rak buku, ia merekomendasikan untuk memanfaatkan lockdown untuk menyelesaikan bacaan.

“Dalam kondisi terkurung dengan orang lain, orang harus menempatkan kelompok terlebih dahulu. Kamu bekerja bersama sebagai kru, kamu harus memikirkan yang lain,” ujar dia.

Korps astronaut Badan Antariksa Eropa, Matthias Maurer (50 tahun) mengatakan, penting untuk menjaring masukan dari orang-orang sebelum ada protes.

“Setiap orang dari kita memiliki kekhasan yang membuat kita nyaman, tetapi dapat mengganggu orang lain,” kata dia.

Dia mencontohkan soal pisang yang menjadi makanan kesukaannya, ternyata bisa mengganggu rekannya yang tidak suka dengan aroma buah itu. “Jika dia tidak mengatakannya dengan sopan dan jelas, aku akan terus-menerus membuatnya terganggu (dengan pisang),” ujar Maurer.

Pemimpin Stasiun Luar Angkasa Internasional, Alexander Gerst (43 tahun), membahas kecemasan yang mungkin dirasakan orang selama pandemi Covid-19. Dia mengisahkan, sebelum memulai misi, para astronaut memikirkan hal terburuk yang bisa terjadi dan kemudian melatih cara meresponsnya.

“Begitu kamu punya perasaan buruk, kamu kehilangan kendali, tetapi kamu memiliki kendali atas setiap situasi,” kata dia.

Menurut Gerst, kondisi merebaknya Covid-19 memiliki situasi yang serupa. Dia mengatakan, cara efektif untuk membatasi penyakit itu adalah dengan tinggal di rumah.

Reiter mendesak orang untuk bertindak mencegah penyakit seperti para astronaut pergi ke luar angkasa. Orang-orang yang merasa dirinya masih muda tidak akan tertular, maka perlu mempertimbangkan pemikiran itu.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA