Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Pemkot Tangerang Terima Bantuan 2400 Rapid Tes dan 400 APD

Jumat 27 Mar 2020 05:13 WIB

Red: Hiru Muhammad

Tes cepat (rapid test) pendektesian Covid-19.

Tes cepat (rapid test) pendektesian Covid-19.

Foto: antara/yulius satria wijaya
Pemkot juga masih memesan 350 APD bagi tenaga medis

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang Banten menerima bantuan sebanyak 2.400 unit alat rapid test dan 400 unit Alat Pelindung Diri (APD) dari Pemerintah Pusat. "Alatnya sudah ada dan sudah siap untuk didistribusikan," ujar Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/3).

Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga sedang melakukan pemesanan sebanyak 350 unit APD dalam membantu tenaga medis melakukan penanganan terhadap pasien COVID-19. Pemerintah Kota Tangerang siap melakukan rapid test di Kota Tangerang yang merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat. "Sementara sudah dipesan sebanyak 350 unit APD," katanya.

Dengan diterimanya alat - alat tersebut maka nantinya kegiatan rapid test akan diprioritaskan hanya kepada beberapa kriteria masyarakat mengingat keterbatasan jumlah alat tes yang tersedia.

Golongan prioritas antara lain keluarga pasien positif, PDP, ODP, tenaga kesehatan di Rumah sakit dan PKM. Selain itu akan dilakukan secara sampling kepada aparat yang berinteraksi di lapangan serta masyaramat dari seluruh wilayah Kota Tangerang. "Tujuannya untuk mendapatkan data penyebaran wabah Covid-19 di Kota Tangerang," katanya.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang telah menyiapkan 50 unit Bilik Disinfektan yang ditempatkan di pusat pelayanan kesehatan, Rumah Sakit, perkantoran dan pasar. Upaya Pemkot dalam memutus rantai penyebaran COVID-19, juga dilakukan dengan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan secara massal dan terus dilakukan oleh aparat Kelurahan dan Kecamatan.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA