Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Fokus Corona, Kemenkes Belum Pikirkan Hantavirus

Jumat 27 Mar 2020 00:27 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Indira Rezkisari

Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto mengaku masih fokus di penanganan corona, dan belum memikirkan soal Hantavirus.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto mengaku masih fokus di penanganan corona, dan belum memikirkan soal Hantavirus.

Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Hantavirus menyebabkan gangguan pernapasan parah yang berujung fatal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengaku belum memikirkan infeksi virus Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Kemenkes masih fokus menangani virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) terus terjadi di Indonesia.

"Saya belum pikirkan (persoalan HPS), masih mengurusi yang ada di depan mata yaitu Covid-19," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto saat dihubungi Republika, Kamis (26/3).

Apalagi, dia menambahkan, organisasi kesehatan dunia (WHO) belum memberikan petunjuk apapun mengenai HPS. Kendati demikian, ia mengaku telah meminta stafnya untuk mengurusi hal itu dan menginformasikan perkembangannya.

Sebelumnya China dan dunia dikagetkan dengan munculnya virus baru bernama HPS. Virus tersebut menimbulkan penyakit pernapasan yang parah dan dapat berujung fatal pada manusia akibat infeksinya.

Kasus terkuak setelah seorang pria meninggal dunia di China pada Senin (23/3) dan dinyatakan positif HPS. Berdasarkan informasi Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat, hantavirus ditularkan melalui tikus.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA