Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Jumlah ODP dan PDP di Kabupaten Sukabumi Terus Bertambah

Jumat 27 Mar 2020 01:02 WIB

Red: Andri Saubani

Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo bersama Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi serta forkopimda lainnya memimpin penyemprotan disinfektan di pusat Kota Sukabumi, Kamis (26/3).

Dandim 0607 Kota Sukabumi Letkol Inf Danang Prasetyo Wibowo bersama Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi serta forkopimda lainnya memimpin penyemprotan disinfektan di pusat Kota Sukabumi, Kamis (26/3).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Berdasarkan data per Kamis (26/3) PDP di Kabupaten Sukabumi berjumlah 26 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus bertambah setiap harinya. Ada beberapa faktor penyebab kenaikan itu.

"Beberapa faktor yang menyebabkan jumlah ODP naik seperti yang bersangkutan kontak erat dengan PDP maupun melakukan perjalanan ke daerah terpapar, sementara peningkatan jumlah PDP dikarena adanya ODP yang naik status menjadi PDP dan lain-lain," kata juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Sukabumi Harun Al Rasyid di Sukabumi, Kamis (26/3).

Adapun, untuk update data Covid-19 di Kabupaten Sukabumi per Kamis, (26/3) untuk PDP berjumlah 26 orang, selesai pengawasan sebanyak 15 orang sehingga sisanya sebanyak 11 orang yang masih berstatus PDP dengan rincian lima pria dan enam wanita. Sementara, untuk jumlah ODP sebanyak 214 orang, selesai pemantauan 30 orang dan untuk yang masih dalam pemantauan 184 orang dengan rincian 101 pria, 83 wanita.

Mayoritas ODP dan PDP berusia 20-29 tahun dan ada juga beberapa orang balita. Menurutnya, hingga saat ini jumlah pasien positif Covid-19 masih berjumlah satu orang dan sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Sekarwangi Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

"Kami pun terus berupaya melakukan pencegahan seperti menyemprotkan disinfektan ke sejumlah lokasi, mengeluarkan surat edaran dan lain-lain agar penyebaran virus mematikan ini bisa ditekan," tambahnya. Di sisi lain, hingga saat ini pasien yang positif Covid-19 kondisinya terus membaik, namun kesehatannya masih terus dipantau tim medis.


sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA