Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Otak Pencuri Masker di RSUD Pagelaran Oknum PNS Berpengaruh

Kamis 26 Mar 2020 21:00 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Teguh Firmansyah

Petugas memakai masker sebelum membawa peti jenazah pasien suspect Corona ke liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta, Kamis (26/3). TPU Tegal Alur merupakan salah satu lahan pemakaman yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bagi pasien yang meninggal karena Corona atau Covid-19

Petugas memakai masker sebelum membawa peti jenazah pasien suspect Corona ke liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta, Kamis (26/3). TPU Tegal Alur merupakan salah satu lahan pemakaman yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bagi pasien yang meninggal karena Corona atau Covid-19

Foto: Putra M. Akbar/Republika
Pelaku merupakan senior di RSUD Pagelaran.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Manajemen RSUD Pagelaran, Kabupaten Cianjur membenarkan seorang pelaku pencurian masker berstatus sebagai PNS di rumah sakit tersebut. Pelaku yang berinisial ISF ini menjadi otak dari pencurian masker sebanyak 360 dus.

"Memang benar dia PNS di bidang pelayanan medis," ujar Direktur Utama RSUD Pagelaran, Awie Darwizar kepada wartawan Kamis (26/3).

Baca Juga

Namun yang bersangkutan bukan kepala bidang akan tetapi anggota di struktural. Awie mengatakan, ia sudah lama bekerja di rumah sakit tersebut. ISF bekerja sebelum Awie menjabat sebagai Dirut di RSUD Pagelaran.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Niki Ramdhany, menambahkan, ISF merupakan senior di lingkungan RSUD Pagelaran. Diduga pelaku tersebut memiliki kekuasaan dengan latar belakang pimpinan organisasi masyarakat di wilayah Kecamatan Pagelaran.

ISF. kata Niki, diduga banyak memasukan pegawai ke RSUD Pagelaran sehingga mereka yang ada di sana takut dengan kekuasaan yang dimiliki pelaku. Selain itu karena ISF ketua Ormas di sana dan informasinya semua yang ada di sana itu takut dengan sosoknya.

Oleh karena itu, kata Niki, tersangka dengan mudah mendapatkan akses ke gudang farmasi RSUD Pagelaran untuk mencuri stok masker. Padahal awalnya disiapkan untuk tenaga medis di sana.

Bahkan dengan kekuasan yang dimilikinya sebagian besar hasil penjualan masker curian masuk ke kantong ISF. Sedangkan untuk pelaku lainnya hanya menerima uang tergantung dari yang diberikan ISF.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA