Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

RSMH Palembang Tambah Kapasitas Ruang Inap PDP

Jumat 27 Mar 2020 01:27 WIB

Red: Ani Nursalikah

RSMH Palembang Tambah Kapasitas Ruang Inap PDP. Petugas Rumah Sakit Umum Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang menyiapkan ruangan isolasi tekanan rendah di salah satu bagian RSMH Palembang, Sumsel.

RSMH Palembang Tambah Kapasitas Ruang Inap PDP. Petugas Rumah Sakit Umum Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang menyiapkan ruangan isolasi tekanan rendah di salah satu bagian RSMH Palembang, Sumsel.

Foto: Antara/Feny Selly
Pasien yang diisolasi di RSMH merupakan PDP dengan penumonia berat.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Rumah Sakit Umum Pusat Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang menambah kapasitas ruang rawat inap pasien dalam pengawasan (PDP) seiring ditetapkannya status siaga Covid-19 di Provinsi Sumatra Selatan.

Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSMH Palembang, Zen Ahmad mengatakan RSMH Palembang segera memiliki 25 tempat tidur di Ruang Borang dan 20 tempat tidur di Ruang Ogan yang selama ini digunakan untuk isolasi.

"Saat ini di Ruang Borang baru ada lima tempat tidur, nanti akan ditambah sampai 25 tempat tidur dan Ruang Borang kami jadikan mini ICU dengan ventilator," ujarnya saat memberikan keterangan pers, Kamis (27/3).

Menurut dia, Ruang Borang akan diisi oleh pasien dalam pengawasan (PDP) dengan kondisi berat yang membutuhkan alat bantu nafas. Sedangkan Ruang Ogan diperuntukkan PDP gejala sedang hingga ringan tanpa ventilator.

Dalam mengantisipasi kemungkinan lonjakan PDP, RSMH Palembang telah mengeluarkan kebijakan agar pasien yang diisolasi merupakan PDP dengan penumonia berat, jika hanya gejala dengan pneumonia ringan maka perawatan diserahkan ke rumah sakit second line.

"Jadi yang datang ke RSMH adalah PDP dengan grade tertinggi," kata Wakil Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSMH, Harun Hudari.

Ia juga mengklaim Alat Pelindung Diri (APD) di RSMH Palembang mencukupi untuk perawatan PDPPDP selama masa siaga Covid-19 meskipun Sumsel saat ini masih pada kategori daerah terjangkit, bukan daerah transmisi lokal. Sementara hingga 26 Maret 2020 RSMH Palembang masih merawat tujuh PDP dengan kondisi berat hingga ringan, lima PDP berada di Ruang Ogan dan dua PDP berada di Ruang Borang, ketujuhnya masih menunggu hasil Lab Litbangkes Jakarta.

"Mungkin satu PDP lagi akan datang besok dari Palembang juga," ujar Harun.

Baca Juga

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA