Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Anggota Tim McLaren yang Dikarantina Tiba di Inggris

Kamis 26 Mar 2020 20:04 WIB

Red: Nora Azizah

 Anggota tim McLaren yang sempat menjalani masa karantina di Australia tiba di negara asalnya, Inggris, Kamis (26/3) (Foto: ilustrasi im McLaren)

Anggota tim McLaren yang sempat menjalani masa karantina di Australia tiba di negara asalnya, Inggris, Kamis (26/3) (Foto: ilustrasi im McLaren)

Foto: EPA-EFE/VALDRIN XHEMAJ
Sebelumnya, anggota tim McLaren dikarantina di Australia terkait wabah Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota tim McLaren yang sempat menjalani masa karantina di Australia tiba di negara asalnya, Inggris, Kamis (26/3). Sebelumnya, sebanyak 16 anggota tim mereka menghabiskan dua pekan masa karantina di Australia.

Baca Juga

Dari total anggota yang dikarantina, 14 di antara mereka kedapatan melakukan kontak dengan salah satu rekannya yang terbukti positif dengan COVID-19. Sementara satu anggota lainnya sempat menunjukkan gejala tapi hasil tes menyatakan negatif. Tiga anggota senior dari McLaren juga memutuskan untuk mendampingi kru mereka ketika menjalani karantina di Melbourne.

"Hingga kemarin malam, semua personel yang menjalani isolasi diri di Melbourne, juga manajemen yang tinggal dengan mereka, telah kembali ke rumah dengan selamat," kata juru bicara McLaren seperti dikutip Reuters, Kamis.

Kini McLaren sedang menutup fasilitas pabrik mereka hingga 14 April mendatang. Sementara 10 tim kompetitor Formula 1 telah menyepakati untuk memajukan sesi jeda musim panas dari Agustus ke Maret-April selama 21 hari dengan harapan bisa langsung mulai seri pembuka balapan tahun ini pada pertengahan tahun nanti.

Selain Australia, Grand Prix Monako juga telah dibatalkan sedangkan enam seri lainnya ditunda. Formula 1 berharap bisa menggelar musim ini dengan jumlah balapan yang dikurangi antara 15-18 seri.

sumber : Reuters/Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA