Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

Friday, 10 Sya'ban 1441 / 03 April 2020

DLH Serang Minta Tambahan Mesin Karbon untuk Olah Sampah

Kamis 26 Mar 2020 20:09 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Dwi Murdaningsih

Mesin karbon Dr. Ishenny yang digunakan Pemkot Serang untuk menciptakan Bio Disinfektan sendiri. Terlihat penemu mesin, Dr. Ishenny Mohd Noo

Mesin karbon Dr. Ishenny yang digunakan Pemkot Serang untuk menciptakan Bio Disinfektan sendiri. Terlihat penemu mesin, Dr. Ishenny Mohd Noo

Foto: alkhaledi K
Pemkot Serang bisa mandiri membuat desindektan dari sampah.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Sampah di TPSA Cilowong, Serang, Banten diubah menjadi cairan desinfektan menggunakan mesin karbon. Mesin karbon ini dibuat oleh Dr. Ishenny Mohd Noo.

Baca Juga

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Ipiyanto mengatakan telah meminta penambahan pengadaan mesin karbon di TPSA Cilowong. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan carian Bio Disinfektan untuk penyemprotan di Kota Serang.

"Kami terus terang kekurangan untuk stok cairan Bio Disinfektan untuk penyemprotan mencegah virus corona. Maka dari itu kita datangkan lagi satu unit mesin karbon dengan kapasitas 10 ton lebih banyak dari mesin sebelumnya, karena kalau cuma mengandalkan satu mesin tidak akan cukup," ucap Ipiyanto, Kamis (26/3).

Mesin yang mulai dioprasikan di Kota Serang pada 2020 ini menurut dia sangat bermanfaat pemkot untuk memenuhi kebutuhan cairan disinfektan di masa-masa wabah virus corona. Pemkot Serang dikatakannya bisa secara mandiri membuat desinfektan hasil dari pengolahan sampah.

Menurutnya, untuk mencukupi kebutuhan penyemprotan desinfektan di wilayahnya, DLHK harus menyediakan 30 ribu liter setiap harinya. Karena adanya penambahan unit mesin karbon ini, ia mengaku bisa menambah pasokan cariran desinfektan.

"Kebutuhan kita satu hari itu bisa sampai 30 ribu liter, maka ketika kita evaluasi setelah penyemptotan kemarin-kemarin ternyata memang tidak cukup. Ditambah kita juga telah menambah pengadaan alat penyemprotan dengan steam dan ada juga yang dipanggul," ujarnya.

Untuk mendapatkan cairan desinfektan, Ipiyanto juga menyebut tidak hanya mengandalkan produksi di TPSA Cilowong. Pemkot Serang dikatakannya telah mendatangkan cairan Bio Disinfektan yang diproduksi Ishenny di beberapa tempat.

"Kita tidak datangkan bahan dari TPSA saja sekarang, tapi juga hasi mesin karbon milik Dr. Ishenny di Bantargebang dan Cikande. Nanti malam semua bahan akan datang ke sini," ucap dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA