Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

PRCT Tunda Partisipasi di Semua Kompetisi

Kamis 26 Mar 2020 17:57 WIB

Red: Agung Sasongko

Balap Sepeda. Foto (ILustrasi).

Balap Sepeda. Foto (ILustrasi).

Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Para atlet PRCT saat ini sedang melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim balap sepeda PGN Road Cycling Team (PRCT) menangguhkan partisipasi di semua kompetisi dan balapan sampai 30 Mei. Hal itu disampaikan melalui akun Instagram resmi tim.

Penangguhan juga dibenarkan oleh salah satu pebalap PRCT Jamalidin Novardianto. "Benar. Tidak hanya kejuaraan internasional, kami juga tidak ikut di beberapakejuaraan nasional," kata pebalapyang akrab dipanggil Ferdi itu saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (26/3).

Menurut dia, kejuaraan internasional yang bakal dilewatkan diantaranya di Thailand awal April, kejuaraan di China dan di Sri Lanka. Untuk kejuaraan dalam negeri diantaranya LCC dan Tugu Muda Race Semarang.

Manajemen PRCT dalam keterangan resminya menyatakan bahwa semua atlet dan staf mereka sedang berada di bawah pengawasan ketat, dan setiap anggota tim yang diduga terinfeksi virus akan segera diisolasi dan diambil tindakan medis yang diperlukan.

Para atlet PRCT saat ini sedang melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta, dan terbagi dalam kelompok kecil serta menghindari kontak dari luar.

Tim tersebut juga mengingatkan agar para pegiat dan komunitas sepeda lebih banyak melakukan latihan di dalam ruangan, serta mengikuti arahan pemerintah untuk berdiam diri di rumah.

PRCT terakhir kali mengikuti kompetisi dengan membalap di Tour de Taiwan pada 1 sampai 5 Maret, dengan Jamalidin Novardianto menduduki peringkat ke-39 klasemen umum akhir.

Sebelumnya, PRCT membalap di salah satu balapan elit yakni LeTour de Langkawi, di mana catatan terbaik dibukukan Jamal Hibatullah dengan menghuni peringkat ke-14.

Pandemi COVID-19 telah mengakibatkan seluruh turnamen dan kompetisi olahraga utama di dunia harus ditangguhkan atau dibatalkan. Di Indonesia, menurut catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, terdapat 790 kasus positif COVID-19 dengan korban jiwa sebanyak 58 orang.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA