Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Kubu Mulfachri: Tak Pernah Ada Pembicaraan Soal Kepengurusan

Kamis 26 Mar 2020 13:33 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Muslim Ayub

Muslim Ayub

Foto: DPR
Kubu Mulfachri menyayangkan tidak masuknya Amien Rais dalam struktur kepengurusan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Muslim Ayub mengomentari terkait tidak adanya nama Mulfachri Harahap dan Amien Rais di dalam kepengurusan PAN periode 2020-2025. Ia menyebut selama ini memang Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tak pernah ada komunikasi baik dengan Mulfachri maupun Amien terkait kepengurusan PAN. 

"Yang jelas  setau saya mereka nggak ada komunikasi dengan Mulfachri. Mereka nggak ada komunikasi dengan Pak Amien untuk menyusun kepengurusan. Dia bilang Pak Amien ini bagian dari PAN, Mulfachri ini kawan setia, kawan sehati lah. Nonsense itu semua, omong kosong," kata Muslim kepada Republika.co.id, Rabu (25/3).

Ia menambahkan, begitu juga dengan masuknya Hanafi Rais sebagai wakil ketua umum PAN. Berdasarkan informasi yang ia terima, Hanafi tak pernah membuat pernyataan untuk masuk kepengurusan.

Baca Juga

"Hanafi tidak ada membuat pernyataan dia mau masuk di kepengurusan. Itu kan hanya untuk mengobati hati Pak Amien saja itu," ujarnya.

Kendati demikian, ia tak persoalkan tidak masuknya Mulfachri ke dalam jajaran kepengurusan PAN. Namun, ia menyayangkan tidak masuknya Amien Rais dalam struktur kepengurusan PAN 2020-2025.

"Mulfachri itu ya oke lah (tidak masuk kepengurusan), tapi yang paling parahnya kan Pak Amiennya nggak di situ. Memang pertama itu yang diinginkan mereka (kubu Zulkifli Hasan) dari sejak awal," ungkapnya.

Kemarin, Zulkifli mengumumkan nama-nama yang duduk membantunya selama lima tahun mendatang. Amien yang tadinya di menjabat ketua dewan kehormatan PAN kini digantikan oleh Sutrisno Bachir. 

Sementara Mulfachri yang di periode sebelumnya merupakan wakil ketua umum PAN kini tidak lagi di dalam struktur kepengurusan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA