Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Tsunami Quasar di Alam Semesta

Kamis 26 Mar 2020 13:37 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Dwi Murdaningsih

Galaksi (ilustrasi).

Galaksi (ilustrasi).

Foto: Science Alert
Tsunami quasar adalah badai kosmik yang bisa menghancurkan galaksi.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Data terbaru dari teleskop luar angkasa Hubble milik Badan Antariksa AS (NASA) mengungkapkan apa yang mungkin menjadi fenomena paling kuat di alam semesta, yaitu tsunami quasar. Ini merupakan fenomena di mana badai kosmik dengan proporsi yang begitu mengerikan, sehingga dapat menghancurkan seluruh galaksi.

“Tidak ada fenomena lain yang membawa lebih banyak energi mekanik,” ujar peneliti Nahum Arav dari Virginia Tech dalam sebuah pernyataan, dilansir Futurism, Selasa (26/3).

Menurut Arav, angin mendorong ratusan massa matahari setiap tahun. Jumlah energi mekanik yang dibawa arus ini mencapai beberapa ratusa kali lebih tinggi dari luminositas seluruh galaksi Bima Sakti.

Bersama rekan-rekan peneliti, Arav menggambarkan fenomena ini dalam rangkaian enam makalah yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Supplements. Dijelaskan, pada dasarnya quasar adalah jenis lubang hitam supermasif di pusat galaksi yang jauh yang mengeluarkan energi dalam jumlah luar biasa.

Namun, dalam tsunami quasar, fenomena itu terjadi dengan berputar di luar kendali, memanaskan material bintang hingga miliaran derajat, yaitu miliaran dengan huruf “b”. Kemudian, dari sana terlempar ke ruang antarbintang.

Para peneliti meyakini bahwa ini sebenarnya dapat menjelaskan teka-teki kosmologis yang sudah berlangsung lama: mengapa ada sangat sedikit galaksi yang sangat besar di alam semesta.

Hal itu karena saat sebuah galaksi mencapai ukuran tertentu, teorinya berlanjut, lubang hitam pusatnya menjadi pos dalam tsunami quasar. Sisanya, menjadi sejarah.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA