Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Box Office AS Catat Nol Pendapatan karena Covid-19

Kamis 26 Mar 2020 11:25 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Biskop (ilustrasi).

Biskop (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com
Kondisi serupa pernah terjadi pada 1994.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Untuk pertama kalinya, box office Amerika Serikat (AS) mencatatkan nol pendapatan dalam sejarah. Hal ini sebagai buntut penutupan total bioskop di negara tersebut.

Kebijakan ini terkait pandemi virus corona (Covid-19). Agensi data Comscore tidak mengeluarkan laporan mingguannya, setelah distributor utama Hollywood yang dipimpin Disney menolak mengeluarkan angka.

Dilansir di the Guardian baru-baru ini, analis media senior Comscore, Paul Dergarabedian mengatakan kejadian hampir serupa pernah tejadi, tepatnya usai gempa Northridge pada 1994. Kondisi pascagempa menghambat pengumpulan data, begitu juga efek komersial menjadi terbatas di California. Dengan ditutupnya jaringan besar bioskop seperti Regal dan AMC, penghentian pendapatan bioskop jauh lebih mendalam.

Meski begitu, beberapa film melaporkan pendapatannya. Menurut Box Office Mojo, saat ini box office dipimpin oleh film komedi berjudul Phoenox, Oregon. Film yang berkisah tentang krisis paruh baya ini meraup keuntungan 3.842 dolar AS yang berasal dari 17 layar biskop. Namun, angka itu adalah hasil dari kemitraan dengan layanan streaming, di mana penonton dapat menonton film tersebut dari rumah.

Menurut laman Deadline, film Disney-Pixar terbaru berjudul Onward yang diputar di 135 lokasi meraup pendapatan 71 ribu dolar AS, sementara film horor The Invisible Man mendapat keuntungan 64 ribu dolar AS dari 111 bioskop. Tampaknya, sebagian besar diperoleh dari bioskop drive in melalui Glendale Drive-In di Glendale, Arizona, yang menjadi tempat berpenghasilan terbesar Onward.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA