Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Thursday, 9 Sya'ban 1441 / 02 April 2020

Olimpiade Ditunda, Zohri: Persiapan Lebih Panjang

Kamis 26 Mar 2020 08:39 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Israr Itah

Atlet asal NTB Lalu Muhammad Zohri.

Atlet asal NTB Lalu Muhammad Zohri.

Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
Zohri berlatih di kampung halamannya, Lombok, NTB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditunda hingga tahun depan akibat pandemi virus corona. Bagi atlet nasional, penundaan olimpiade dijadikan sebagai momentum berlatih semakin keras dengan waktu persiapan yang lebih longgar. 

Baca Juga

Hal itu disampaikan sprinter Indonesia, Lalu Muhammad Zohri saat dihubungi Republika.co.id, Rabu (25/3). "Tidak apa-apa ditunda, saya juga jadi punya banyak waktu untuk persiapan," kata Zohri. 

Selama pandemi Covid-19, pelari berusia 19 tahun itu sudah berada di kampung halamannya di Lombok sejak dua pekan lalu. Untuk mengisi waktu luang, ia tetap berlatih agar fisiknya tetap terjaga. "Untuk saat ini latihan di rumah dulu," ujarnya. 

Zohri yang sudah dinyatakan lolos Olimpiade pun berlatih denga pola yang sama seperti di pemusatan latihan nasional (pelatnas). Ia menyampaikan, program latihan sudah diramu oleh tim pelatih untuk para atlet. 

Di satu sisi, penundaan olimpiade juga melahirkan persoalan baru, yaitu mekanisme kualifikasi untuk mengumpulkan poin agar dapat lolos ke Tokyo.  Sebab, beberapa cabang olahraga sudah menentukan tenggat waktu pengumpulan poin. Salah satu contohnya Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang menetapkan April 2020 sebagai batas kualifikasi.

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari mengatakan belum jelas apakah proses kualifikasi dihentikan dan tetap menggunakan hasil yang sekarang atau ada perubahan lain. Hal-hal teknis yang menyangkut penundaan selama satu tahun ini apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya, masih akan dibahas.

Melirik data Reuters, tercatat sudah 57 persen dari 11 ribu atlet yang mengamankan tiket ke Olimpiade Tokyo. Melihat hal ini, IOC dan federasi-federasi olahraga dikabarkan sedang membahas 43 persen kuota yang tersisa, di tengah gangguan pandemi virus corona.

Olimpiade 2020 resmi dimundurkan setahun. Setelah 124 tahun sejak pertama digelar, untuk kali perdana Olimpiade alami penundaan. Olimpiade pernah batal dilaksanakan pada 1916, 1940, 1944 akibat perang dunia, tapi belum pernah mengalami penundaan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA