Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

JK: Almarhum Sujiatmi Selalu Dibelakang Layar Dukung Jokowi

Rabu 25 Mar 2020 22:22 WIB

Red: Bayu Hermawan

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan) beserta keluarga memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi putra sulung presiden, Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan) beserta keluarga memberikan keterangan pers terkait wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo di rumah duka, Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020). Dalam keterangannya, Presiden Joko Widodo menyatkan bahwa Ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia karena sakit kanker yang sudah diderita sejak 4 tahun ini

Foto: Antara/Maulana Surya
Jusuf Kalla (JK) mengucapkan duka cita atas wafatnya ibunda Presiden Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) mengenang Sujiatmi Notomiharjo sebagai sosok seorang ibu yang terus mendukung keberhasilan putranya, Joko Widodo, di dunia politik dari belakang layar, khususnya ketika berkampanye pada Pilpres 2014. JK berdoa Presiden Jokowi diberikan ketabahan atas wafatnya sang Ibunda.

Baca Juga

"Waktu awal kampanye saja beliau sejak awal hadir. Akan tetapi, tidak mau muncul di publik. Beliau dekat dengan istri saya (Mufidah Kalla), selalu berdua-dua di belakang," kata JK di Jakarta, Rabu (25/3).

Meskipun jarang muncul di muka publik, JK yakin doa Sujiatmi sebagai seorang ibu tidak pernah berakhir untuk Presiden Joko Widodo. JK berharap agar Presiden Jokowi dan keluarganya diberi ketabahan atas kehilangan Sujiatmi di tengah kondisi Pemerintah yang menerapkan masa tanggap darurat untuk penanganan Covid-19.

"Pak Jokowi walaupun dalam situasi, dalam keadaan seperti ini, beliau tetap menjaga konsekuensi bahwa pemimpin itu harus menjaga masyarakat juga secara keseluruhan. Bahwa doa itu dapat dipanjatkan di mana saja," ujar JK.

JK juga mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan doa bagi arwah Sujiatmi karena tidak dapat melayat langsung ke Solo sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 makin luas.

"Innalillahi wainna illaihi rojiun, saya dan istri mengucapkan dukacita dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ibunda dari Bapak Jokowi, almarhumah Ibu Sujiatmi. Semoga Allah menempatkan di tempat yang tinggi di sisi-Nya," ujar JK.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA