Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Saturday, 11 Sya'ban 1441 / 04 April 2020

Sukabumi Gagas Kelurahan Kreatif Siaga Covid-19

Kamis 26 Mar 2020 02:20 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nashih Nashrullah

Kelurahan Kreatif Siaga Covid-19 upaya mencegah penyebaran virus. cPasien corona (Ilustrasi).

Kelurahan Kreatif Siaga Covid-19 upaya mencegah penyebaran virus. cPasien corona (Ilustrasi).

Foto: The Central Hospital of Wuhan via Weibo/Hando
Kelurahan Kreatif Siaga Covid-19 upaya mencegah penyebaran virus.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI— Pemerintah Kota Sukabumi mengagas kelurahan kreatif siaga Covid-19. Targetnya upaya pencegahan penyebaran Covid-19 atau Corona dapat sampai ke semua lapisan masyarakat. 

Baca Juga

Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, saat memimpin video conference (Vicon) penanganan penyebaran Corona atau Covid-19 dengan para lurah dan camat se-Kota Sukabumi di ruang Tapem Setda Kota Sukabumi, Selasa (24/3). 

''Saya meminta aparat kewilayahan mulai dari kecamatan, kelurahan hingga RW dan RT meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi penyebaran virus Corona,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, Rabu (25/3).  Para camat dan lurah sosialisasikan informasi pencegahan penyebaran virus Corona kepada warga dan aktifkan whatsapp (WA) grup RT dan RW. Selain itu Wali Kota menyampaikan akan membentuk Kelurahan Kreatif Siaga Covid-19. Kelurahan akan mendorong RT dan RW siaga Corona di wilayah masing-masing. 

Dia juga meminta pemetaan wilayah yang belum ada hand sanitizer dan penyemprotan desinfektan. Sehingga nantinya bisa dilakukan penyemprotan disinfektan di wilayah tersebut. 

Camat dan lurah, ungkap Fahmi, diminta mengaktifkan sistem keamanan warga 1×24 jam dalam hal memantau orang yang masuk wilayah. Jangan sampai yang tidak dikenal masuk, tanpa ada pemantauan dan membawa virus Covid-19.  

Fahmi mengatakan, pemkot juga mengaktifkan sistem informasi kesehatan warga. Dalam artian bagaimana caranya terpantau kesehatan warga dari rumah ke rumah untuk mencegah virus Corona.  

Berikutnya aktifkan lumbung pangan warga dalam hal mempersiapkan 14 hari ke depan. Lumbung pangan warga bisa dijalankan melalui koordinasi dengan pihak terkait.  

Mengaktifkan relawan lingkungan atau partisipasi warga masyarakat perlu dlibatkan di bawah dalam komando lurah dan camat. Selain itu camat dan lurah batasi kegiatan dengan warga dan memberikan edukasi kepada warga.  

Wali Kota menyampaikan, frasa "social distancing" kini menjadi "physical distancing. Sehingga lakukan physicall distancing yakni menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. 

Dalam konteks penanggulangan bencana, jaga kesehatan ketika meninjau bencana sesuai dengan protap kesehatan. ''Lurah dan camat memperhatikan standar kesehatan maksimal,'' cetus dia.

Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada, menambahkan ada gugus tugas penanganan Corona dan sekretariat berada di Dinkes Kota Sukabumi. Harapannya warga bisa mendapatkan informasi yang mudah terkait pencegahan penyebaran Corona.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA